HTI: ISIS Coreng Wajah Miliaran Umat Islam

Siswanto

Kamis, 26 Maret 2015 | 18:53 WIB
HTI: ISIS Coreng Wajah Miliaran Umat Islam
Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengawal petugas yang membawa barang bukti dari rumah Tuah Febriwansyah yang diduga terlibat dalam jaringan ISIS di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (22/3). (Antara)

Suara.com - Pegiat Divisi Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia Fika Komara menilai kelompok radikal yang menamakan diri ISIS telah mencoreng wajah Islam dan kaum muslimin dengan aksi kekerasan yang dipertontonkan.

"Apa yang disampaikan ISIS itu juga bukan sistem khilafah," kata dia, di Jakarta, Kamis (26/3/2015). HTI akan menggelar konferensi tentang Islam dan syariah Islam, di Bogor, dalam waktu dekat

Bagi dia, sepak terjang kelompok ISIS pun tidak sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam dan bahkan telah mencoreng sistem agama yang dianut lebih dari dua miliar orang itu.

Menurut dia, syariah Islam sengaja digambarkan media-media sekuler sebagai "musuh perempuan" dengan merujuk pada praktik, misalnya, yang ada di Provinsi Aceh.

Dalam merespons tantangan ini, sejumlah tokoh Islam justru defensif dan apologetik, padahal sikap semacam ini tidak produktif dalam upaya menjelaskan masalah ini secara benar, katanya.

"Inilah yang hendak kami ungkap dalam konferensi ini dengan harapan ada pandangan yang benar tentang syariah Islam, dan ada model solusi yang utuh atas masalah-masalah perempuan," katanya.

Kegiatan yang dilangsungkan secara serentak di Indonesia (Bogor), Palestina, Turki, Tunisia, dan Inggris via telekonferensi itu menghadirkan pembicara dari masing-masing negara.

Dia mewakili Hizbut Tahrir Indonesia sebagai pembicara dalam acara yang dijadwalkan berlangsung dari pukul 14.30 hingga 22.00 WIB itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komandan Korem Garuda Putih: Aksi ISIS seperti Teori Gunung Es

Komandan Korem Garuda Putih: Aksi ISIS seperti Teori Gunung Es

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 18:49 WIB

12 WNI yang Ditahan Turki Tiba di Indonesia Malam Ini

12 WNI yang Ditahan Turki Tiba di Indonesia Malam Ini

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 17:24 WIB

Nama 12 WNI yang Dideportasi dari Turki

Nama 12 WNI yang Dideportasi dari Turki

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 17:17 WIB

16 WNI yang Ditangkap di Turki Bakal Dibina BNPT

16 WNI yang Ditangkap di Turki Bakal Dibina BNPT

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 16:26 WIB

Ormas di Jatim Siap Perangi ISIS

Ormas di Jatim Siap Perangi ISIS

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 15:59 WIB

Terkini

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB