Sebelum Tabrakkan Pesawat, Kopilot Germanwings Beli Dua Audi

Angelina Donna

Sabtu, 28 Maret 2015 | 18:01 WIB
Sebelum Tabrakkan Pesawat, Kopilot Germanwings Beli Dua Audi
Tampilan depan akun Facebook Andreas Lubitz, kopilot yang diduga sengaja tabrakkan pesawat Germanwings ke gunung (Reuters).

Suara.com - Kopilot yang menabrakkan pesawat di pegunungan Alpen, Prancis, Andreas Lubitz dikabarkan membeli dua mobil Audi beberapa minggu sebelum insiden Germanwings.

Konon, satu mobil Audi akan dipakai dirinya sendiri dan satu Audi lainnya untuk sang kekasih.

Lelaki berusia 28 tahun ini membeli dua mobil itu di sebuah diler mobil di pinggiran Dusseldorf, dekat apartemen di mana ia dan kekasihnya tinggal.

Salah satu dari mobil itu, menurut majalah Fokus telah dikirimkan tiga hari sebelum dia menabrakkan pesawat Germanwings. Tidak ada keterangan apakah mobil itu dikirimkan untuk dirinya atau sang kekasih.

Lepas dari pembelian mobil tersebut beberapa media Jerman mengatakan bahwa hubungan Lubitz dan kekasihnya, yang tidak disebutkan namanya itu, dalam kondisi tidak baik. Mereka dikabarkan berada di ambang perpisahan.

Diduga, masalah percintaan Lubitz juga menjadi salah satu pemicu dirinya menabrakkan pesawat di pegunungan Alpen.

Saat ini, kekasih Lubitz berada di rumah keluarga besarnya selama proses penyelidikan forensik yang dilakukan oleh kepolisian Jerman di apartemen Lubitz.

Menurut seorang pemilik restoran pizza di dekat apartemen mereka, Habibalah Hassani, pasangan muda ini sering terlihat bersama.

“Mereka sangat baik, ramah. Dia (kekasih Lubitz) adalah perempuan yang sopan dan menarik. Mereka biasanya datang membeli pizza sekali atau dua kali dalam seminggu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kopilot Germanwings itu royal dalam memberi tips. Terakhir, Lubitz bercerita kepada dirinya soal perjalanan ke San Fransisco.

“Saya tidak melihat mereka dalam beberapa bulan terakhir,” lanjutnya.

Seorang tetangga mereka yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan bahwa Lubitz tinggal bersama kekasihnya di apartemen tersebut.

Sebelumnya, disebutkan Lubitz sempat menderita depresi dan dinyatakan sakit sehari sebelum insiden Germanwings terjadi. 

Pesawat Germanwings jatuh pada hari Selasa (24/3/2015). Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 150 orang diyakini meninggal dunia. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Kecelakaan Pesawat Karena Pilot Bunuh Diri

5 Kecelakaan Pesawat Karena Pilot Bunuh Diri

News | Sabtu, 28 Maret 2015 | 06:21 WIB

8 Fakta Andreas Lubitz, Kopilot yang Sengaja Jatuhkan Germanwings

8 Fakta Andreas Lubitz, Kopilot yang Sengaja Jatuhkan Germanwings

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 17:00 WIB

Ini 10 Menit Sebelum 150 Penumpang Germanwings Temui Ajal

Ini 10 Menit Sebelum 150 Penumpang Germanwings Temui Ajal

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 13:40 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×