Penyidik Fokus Dugaan Kopilot Germanwings Alami Gangguan Jiwa

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 28 Maret 2015 | 18:37 WIB
Penyidik Fokus Dugaan Kopilot Germanwings Alami Gangguan Jiwa
Pesawat maskapai Germanwings. (Reuters/Jan Seba)

Suara.com - Kopilot Germanwings Airbus A320, Andreas Lubitz menjadi sosok yang dianggap bertanggungjawab atas kecelakaan pesawat yang dia kemudikan, Selasa (24/3/2015). Pesawat itu hancur lebur setelah menabrak pegunungan Alpen di Prancis.

Lubitz dituduh sengaja menabrakkan pesawat itu. Ini hasil pengungkapan rekaman kotak hitam yang langsung ditemukan.

Penyidik Jerman terus bekerja, Sabtu (28/3/2015) ini. Fokus penyelidikan mencari tahu rahasia hidup Lubitz. Salah satunya dugaan dia mempunyai penyakit kejiwaaan. Penyelidik akan fokus mencari tahu kepada keluarga dan teman terdekat kopilot berusia 28 tahun itu.

CNN melaporkan, beberapa spekulasi menyatakan jika Lubitz tidak layak terbang setelah 11 bulan cuti. Spekulasi itu berbanding terbalik dengan pernyataan pihak maskapai jika Lubitz layak terbang.

Selain itu The New York Times dan Wall Street Journal pernah mengutip jika Lubitz menderita penyakit mental. Diagnosa itu sengaja disembunyikan.

Sebuah klinik di Dusseldorf, Jerman mengatakan Lubitz pernah mendatanginya sebanyak 2 kali. Terakhir 17 hari lalu. Klinik itu khusus pasien depresi.

Sebelumnya, mantan pacar Lubitz yang tak mau disebutkan namanya, kepada The Bild mengungkapkan sesuatu yang penting untuk membuktikan dugaan kesengajaan Kopilot Andreas Lubitz menabrakan pesawat di pegunungan Alpen, Prancis.

Perempuan asal Jerman itu bercerita kalau Lubitz kerap bermimpi buruk dan tiba-tiba terbangun sambil berteriak saat tengah malam.

“Kita akan jatuh,” seperti yang ditirukan bekas pacar Lubitz.

Dia juga menyampaikan kalau Lubitz pernah berniat agar namanya untuk dikenal dunia, meski dia tak tahu apa maksud Lubitz.

“Saat saya mendengar kabar tabrakan, ada satu ingatan yang berputar di kepala saya saat dia bilang ‘suatu hari saya akan melakukan sesuatu untuk mengubah sistem dan semua orang akan mengetahui dan mengingat saya,” cerita bekas pacar Lubitz lagi.

“Saya tidak mengerti apa yang dimaksudnya saat itu, tapi sekarang sudah jelas,” tambahnya lagi.

Seperti diberitakan, Lubitz yang diduga kuat dengan sengaja menabrakan pesawat Germanwings ke pegunungan Alpen, Prancis , pernah mengalami gangguan kejiwaan serius.

Pesawat Airbus A320 milik Germanwings jatuh menghujam pegunungan Alpen pada Rabu (25/3/2015) dan mengakibatkan 150 orang penunmpang plus kru, termasuk Lubitz tewas.

Lubitz diduga berada sendirian di dalam kokpit ketika peristiwa itu terjadi. Ia mengunci pintu kopilot dan tak mengizinkan kapten pilot masuk ke dalam ruang kemudi pesawat. (CNN/Bild/News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Kecelakaan Pesawat Karena Pilot Bunuh Diri

5 Kecelakaan Pesawat Karena Pilot Bunuh Diri

News | Sabtu, 28 Maret 2015 | 06:21 WIB

Mengapa Pintu Kokpit Pesawat Mustahil Dibuka dari Luar?

Mengapa Pintu Kokpit Pesawat Mustahil Dibuka dari Luar?

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2015 | 06:04 WIB

Inikah yang Terjadi Dalam Kokpit Germanwings Sebelum Terhempas?

Inikah yang Terjadi Dalam Kokpit Germanwings Sebelum Terhempas?

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 16:00 WIB

8 Fakta Andreas Lubitz, Kopilot yang Sengaja Jatuhkan Germanwings

8 Fakta Andreas Lubitz, Kopilot yang Sengaja Jatuhkan Germanwings

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 17:00 WIB

Ini 10 Menit Sebelum 150 Penumpang Germanwings Temui Ajal

Ini 10 Menit Sebelum 150 Penumpang Germanwings Temui Ajal

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 13:40 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×