Gawat, Survei: Satu dari 14 Siswa Dukung Gerakan ISIS

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 30 Maret 2015 | 16:39 WIB
Gawat, Survei: Satu dari 14 Siswa Dukung Gerakan ISIS
Aksi damai tolak ISIS dari Bundaran HI menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Jumat (5/9). (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - ‎Hasil survei yang dilakukan lembaga riset Setara Institute untuk melihat persepsi siswa SMU Negeri di Jakarta dan Bandung tentang pemahaman toleransi, sangat mengejutkan. Dari 684 siswa yang dijadikan responden, ternyata 49 siswa setuju dengan gerakan ISIS.

"‎Dari responden yang mengenal ISIS, sebanyak 9,5 persen atau 49 responden setuju dengan gerakan ISIS. Atau dengan kata lain, setidaknya ada satu dari 14 siswa yang setuju dengan gerakan ISIS," kata Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2015). Setara Institute merupakan lembaga swadaya masyarakat yang aktif di bidang kampanye demokrasi dan perdamaian.

Lebih jauh Tigor mengatakan dari 75 persen atau 515 siswa yang pernah mendengar dan tahu tentang ISIS, masing-masing memiliki kesan yang berbeda. Sebanyak 36,2 persen berpendapat ISIS merupakan kelompok teror yang sadis, 30,6 persen responden menilai ISIS merupakan pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama.

"Hanya 16,9 persen mengatakan ISIS adalah perjuangan mendirikan negara Islam dunia (khilafah Islam di dunia). Sisanya mengatakan ISIS adalah anti negara-negara Barat," katanya.

Persepsi tersebut, kata Tigor, disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya, buku pelajaran agama, kepribadian, dan kegiatan ekstrakurikuler, seperti kegiatan kerohanian agama yang rentan disusupi oleh ajaran intoleran.

"Hal ini merupakan peringatan serius bagi bangsa Indonesia. Kasus ini harus disikapi oleh pemerintah," katanya.

Bonar menjelaskan survei persepsi ini dilakukan terhadap siswa di 171 SMU Negeri dengan sampel 114 sekolah, 76 di antaranya di Jakarta dan 38 di Bandung. Metodenya simple random sampling. Dari masing-masing sekolah diambil enam siswa atau siswi sebagai responden, dengan total sebanyak 684. Survei dilakukan 9-19 Maret 2015 dengan melibatkan 114 interviewer dan berada pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar 4,7 persen.

Spot check sebagai metode quality control dilakukan terhadap 20 persen dari sampel. Survei ini tidak mewakili kecenderungan siswa di SMU seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Agama: Perppu Dibutuhkan untuk Hukum Pendukung ISIS

Menteri Agama: Perppu Dibutuhkan untuk Hukum Pendukung ISIS

News | Senin, 30 Maret 2015 | 16:09 WIB

Antisipasi Penyebaran ISIS, Menag Gandeng Tokoh Agama

Antisipasi Penyebaran ISIS, Menag Gandeng Tokoh Agama

News | Senin, 30 Maret 2015 | 15:32 WIB

Moeldoko: ISIS Jangan Coba-coba Masuk Poso, Ditembak!

Moeldoko: ISIS Jangan Coba-coba Masuk Poso, Ditembak!

News | Senin, 30 Maret 2015 | 15:31 WIB

Ternyata, Anggota ISIS asal Inggris Takut dengan Desingan Peluru

Ternyata, Anggota ISIS asal Inggris Takut dengan Desingan Peluru

News | Senin, 30 Maret 2015 | 13:47 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×