Blokir Situs Islam Radikal, Kemenkominfo Diingatkan Hati-hati

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2015 | 17:25 WIB
Blokir Situs Islam Radikal, Kemenkominfo Diingatkan Hati-hati
Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Tantowi Yahya (kanan). [suara.com/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Tantowi Yahya mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir situs Islam yang kontennya berisi penyebaran paham dan ajaran radikal dan ajakan dukung ISIS. Namun, kata dia, kebijakan ini perlu kehati-hatian.

"Jadi langkah pemerintah untuk memblokir itu patut kita dukung tapi harus didasari oleh sikap ekstra kehati-hatian. Karena memblokir situs Islam yang diduga mengandung radikalisme itu berbeda jauh tantangannya berbeda jauh dengan situs-situs porno," kata Tantowi di DPR, Selasa (31/3/2015).

Memblokir situs porno, kata Tantowi, lebih mudah dilakukan karena pembuktiannya bisa lewat gambar maupun ucapan. Berbeda dengan situs radikal yang diperlukan kajian sebelum memblokirnya.

"Pemerintah harus benar-benar melakukan studi yang sangat matang, pendalaman, terhadap situs-situs tersebut. Jika tidak, ini akan menimbulkan gejolak baru," katanya.

Gejolak baru yang dimaksud Tantowi adalah munculnya tuduhan bahwa pemerintah memberangus kebebasan berekspresi dan menghambat penyebaran informasi.

Di sisi lain, Tantowi menilai jangan sampai pemerintah masuk perangkap dunia barat yang takut dengan Islam atau yang disebut Islampobhia.

 "Jangan sampai pemerintah masuk perangkap dunia barat yang takut dengan Islam atau islamphobia. Jadi kalau sampai basisnya (ISIS)  adalah Islam maka kita sudah masuk perangkap negara-negara tersebut. Jadi kita sudah mengamini teori mereka bahwa terorisme itu adalah Islam," kata dia.

Karenanya, untuk kasus ini, Tantowi menyarankan untuk berbicara tentang kepentingan Islam juga di Indonesia. Sebab, Indonesia adalah salah satu negara berpenduduk Islam terbesar di dunia.

"Kita harus berani melawan teori itu bahwa Islam itu bukanlah terorisme. Islam itu justru adalah Agama rahmatan Lil alamin agama yang dekat dengan perdamaian dan kesejukan. Itu harus ditujukan oleh kita," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setiap Hari, Pendukung ISIS 'Berkicau' 100.000 Kali di Twitter

Setiap Hari, Pendukung ISIS 'Berkicau' 100.000 Kali di Twitter

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 16:59 WIB

Tiga Protes Situs Islam yang Diblokir Kominfo

Tiga Protes Situs Islam yang Diblokir Kominfo

Tekno | Selasa, 31 Maret 2015 | 15:53 WIB

Diblokir, Situs Islam Siap Gugat Kominfo

Diblokir, Situs Islam Siap Gugat Kominfo

Tekno | Selasa, 31 Maret 2015 | 15:08 WIB

Terkini

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:25 WIB

Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan

Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:17 WIB

Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste

Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:13 WIB

Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:08 WIB

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:02 WIB

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

News | Senin, 23 Maret 2026 | 20:54 WIB

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB