Seratus Ribu Orang Mengungsi Akibat Konflik di Yaman

Laban Laisila

Rabu, 08 April 2015 | 02:15 WIB
Seratus Ribu Orang Mengungsi Akibat Konflik di Yaman
Pasukan yang setia pada Presiden Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi di atas senjata anti-pesawat. (Reuters/Nabeel Qualti)

Suara.com - Pertempuran di Yaman selama beberapa pekan belakangan menewaskan sedikit-dikitnya 540 orang dan melukai 1.700 lagi ketika negara tersebut terpuruk dalam kemelut banyak pihak, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (7/4/2015).

"Sedikit-dikitnya, 540 orang tewas dan 1.700 lagi luka-luka akibat kekerasan di Yaman sejak 19 Maret (2015)," kata juru bicara WHO Christian Lindmeier kepada wartawan, dengan menetapkan bahwa jumlah korban itu tercatat hingga 6 April.

Sementara itu, UNICEF mengatakan bahwa sedikit-dikitnya 74 anak-anak tewas dan 44 lagi luka-luka sejak 26 Maret. Lebih dari 100 ribu orang mengungsi akibat kekerasan di Yaman.

"Anak-anak membayar harga amat besar untuk kemelut itu," kata Perwakilan UNICEF Yaman Julien Harneis dalam pernyataan.

"Mereka dibunuh, cacat dan terpaksa meninggalkan rumah, kesehatan mereka terancam dan pendidikan mereka terganggu. Anak-anak ini harus segera diberikan penghormatan khusus dan perlindungan oleh semua pihak dalam konflik, sejalan dengan hukum kemanusiaan internasional," tambahnya.

Juru bicara UNICEF, Christophe Boulierac, mengatakan bahwa diperkirakan sekitar satu juta anak tidak mampu bersekolah.

Boulierac menjelaska,  bahwa anak-anak yang tewas tersebut termasuk mereka yang terbunuh karena pertempuran langsung maupun tidak langsung, seperti pertempuran yang mempengaruhi pelayanan kesehatan, vaksinasi dan akses ke air minum.

Bentrokan sengit berkecamuk pada Senin antara kelompok pemberontak dan pendukung di Yaman selatan, yang kemudian menyebabkan Palang Merah menunda pengiriman bantuan.

Pekerja amal memperingatkan tentang keadaan mengerikan di Semenanjung Arab itu, tempat sekutu pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara atas pemberontak Houthi dukungan Iran. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Pelajar Indonesia Menantang Maut di Yaman

Cerita Pelajar Indonesia Menantang Maut di Yaman

News | Senin, 06 April 2015 | 07:14 WIB

Terkini

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:05 WIB

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:24 WIB

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:20 WIB

×