Saat Diculik, Pengusaha Abbas Hanya Mengenakan Sarung

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 20 April 2015 | 12:03 WIB
Saat Diculik, Pengusaha Abbas Hanya Mengenakan Sarung
Rumah pengusaha Thalib Abbas di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Pengusaha Thalib Abbas hanya mengenakan sarung ketika diculik oleh lima orang yang datang ke rumahnya di Cluster de Hill, Jalan Camat Gabun II, RT4/8, Nomor B-10, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ia dibawa menggunakan mobil Avanza berwarna hitam, sebelum akhirnya berhasil ditemukan lagi.

Hal itu diceritakan oleh salah satu pembantu Thalib, Nur Efendi (43). Nur mengatakan saat akan dibawa pergi, majikannya sedang tidak mengenakan pakaian lengkap. Thalib, katanya, sempat akan mengambil pekaian dan ponsel, namun dilarang oleh pelaku.

"Kan saya diminta abah (biasa Abbas disapa di rumah) untuk ambil pakaian dan HP, tapi saya gak boleh sama pelaku. Dia bilang nih anak buah saya yang  ngambil, padahal abah lagi gak peke baju sarung doang," kata Efendi kepada suara.con ketika ditemui di Lenteng Agung, Senin (20/4/2015).

Nur masih inget dialog pelaku dengan Thalib pada malam itu. 

"Kamu inget gak sama saya, saya ini orang angkatan, ngomong sama abah. Tapi, abah gak kenal, makanya abah diem cuma kayak gini gini doang (manggut-manggut)," ujarnya.

Ketika itu, katanya, ada ancaman barang-barang berharga Thalib akan diambil dan rumah akan dibakar.

"Kata umi gitu, kamu harus hati-hati, ada ancaman rumah mau dibakar, mau dipindahin, sama barang-barang mau diambil, HP umi juga dibawa," kata Nur.

Seperti diberitakan sebelumnya, Thalib diculik pada Selasa (14/4/2015) sekitar jam 21.00 WIB. Dalam aksi, mereka juga membawa senjata.

Kasus tersebut, kemudian dilaporkan ke polisi dan ditangani Tim Unit II Jatanras Polda Metro Jaya.

Thalib berhasil ditemukan lagi. Namun, sejauh ini belum diketahui dimana ia ditemukan dan apa motif pelaku menculiknya.

"Ayah saya ketemunya jam delapan (malam). Saya ditelepon dapatnya dari BAP, katanya pelakunya ditangkap di daerah Depok," ujar Ridho Zaki, anak Abbas, ketika dihubungi suara.com.

Ridho menambahkan orang yang menculik ayahnya sebagian sudah diamankan polisi.

"Sudah hampir semua ditangkap (pelakunya)," kata dia.

Abbas, saat ini sedang dimintai keterangan di Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Harta Benda yang Digasak Penculik Pengusaha Thalib Abbas

Ini Harta Benda yang Digasak Penculik Pengusaha Thalib Abbas

News | Senin, 20 April 2015 | 11:15 WIB

Pembantu Pengusaha Thalib Ungkap Suasana Tegang Saat Penculikan

Pembantu Pengusaha Thalib Ungkap Suasana Tegang Saat Penculikan

News | Senin, 20 April 2015 | 10:24 WIB

Pengusaha Thalib Abbas yang Diculik Ditemukan

Pengusaha Thalib Abbas yang Diculik Ditemukan

News | Senin, 20 April 2015 | 09:55 WIB

Penculik Kirim Foto Thalib Abbas Memar dan Dirantai ke Keluarga

Penculik Kirim Foto Thalib Abbas Memar dan Dirantai ke Keluarga

News | Senin, 20 April 2015 | 00:12 WIB

Penculik Pengusaha Thalib Abbas Minta Tebusan Rp400 Juta

Penculik Pengusaha Thalib Abbas Minta Tebusan Rp400 Juta

News | Minggu, 19 April 2015 | 23:56 WIB

Pengusaha Thalib Abbas Diculik di Lenteng Agung

Pengusaha Thalib Abbas Diculik di Lenteng Agung

News | Minggu, 19 April 2015 | 23:47 WIB

Terkini

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:52 WIB

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini

Bekaci | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:50 WIB

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:46 WIB

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:39 WIB

Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu

Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:37 WIB

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:36 WIB

Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT

Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:35 WIB

×