PDIP: Perombakan Kabinet Tidak Bisa Dihindari

Ardi Mandiri

Selasa, 21 April 2015 | 00:43 WIB
PDIP: Perombakan Kabinet Tidak Bisa Dihindari
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua DPR Setya Novanto di gedung Nusantara IV, DPR, Senin (6/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah menilai perombakan kabinet di pemerintahan Jokowi-JK sulit dihindari, karena memang kinerja kabinet tidak maksimal.

"Saya menilai salah satu faktor tidak maksimalnya kinerja pemerintahan Jokowi adalah kinerja kabinet yang tidak maksimal maka pilihan 'ressuffle' kabinet memang sulit dihindari," katanya di Jakarta, Senin (20/4/2015).

Basarah menilai Presiden Joko Widodo harus mendengarkan keluhan masyarakat dan partai politik pengusung dalam menentukan pergantian kabinet.

Menurut dia, PDIP sebagai partai pemerintah hanya akan memberikan masukan nama-nama menteri yang layak diganti secara langsung dan tertutup kepada Presiden Jokowi.

"Sebagai partai pemerintah, PDIP hanya akan memberikan masukan nama-nama menteri yang layak diganti secara langsung dan tertutup kepada Presiden namun keputusan akhir kita serahkan pada hak prerogatif presiden," ujarnya.

Sebelumnya Poltracking Indonesia pada Minggu (19/4) merilis hasil survei kinerja pemerintahan Jokowi-JK selama enam bulan yakni 48,5 persen publik menyatakan tidak puas (gabungan sangat tidak puas 5,8 persen dan kurang puas 42,7 persen).

Sementara hanya 44 persen mengatakan puas (sangat puas 3,5 persen dan cukup puas 40,5 persen), sedangkan 7,5 persen mengaku tidak tahu/tidakjawab.

Survie lainnya terkait kinerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, hanya 47 persen publik yang menyatakan puas dengan kinerja Jokowi (sangat puas 3,9 persen dan cukup puas 43,1 persen).

Sementara itu kinerja Wapres Jusuf Kalla hanya 44,8 persen (sangat puas 2,8 persen dan cukup puas 42 persen).

Survei ketiga, kekecewaan publik paling tinggi berada di bidang ekonomi sebesar 66,6 persen (sangat tidak puas 14,4 persen dan kurang puas 52,2 persen), bidang hukum sebesar 55,6 persen (sangat tidak puas 12,9 persen dan kurang puas 42,7 persen).

Di bidang keamanan 50,7 persen (tidak puas 8,3 persen dan kurang puas 42,4 persen).

Sementara bidang pendidikan 51,4 persen dan bidang kesehatan 52,7 persen.

Keempat, terkait dengan perombakan kabinet, sebanyak 41,8 persen publik setuju (gabungan sangat sejutu 5,8 persen dan cukup setuju 36 persen), dan hanya 28 persen yang tidak menghendaki terjadinya perombakan (sangat tidak setuju 3,9 persen dan kurang setuju 24,1 persen), sementara 30,2 persen tidak tahu/tidak jawab.

Survei ini dilakukan terhadap 1.200 responden di 34 provinsi pada 23-30 Maret 2015.

Survei itu menggunakan metode "multistage random sampling" dan "margin of error" kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen serta dibiayai Poltracking. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres JK: Perombakan Kabinet Belum Dibicarakan

Wapres JK: Perombakan Kabinet Belum Dibicarakan

News | Rabu, 08 April 2015 | 00:12 WIB

Presiden Jokowi Belum Perlu "Reshuffle" Kabinet

Presiden Jokowi Belum Perlu "Reshuffle" Kabinet

News | Rabu, 18 Maret 2015 | 09:00 WIB

PM Malaysia Rombak Kabinet

PM Malaysia Rombak Kabinet

News | Rabu, 25 Juni 2014 | 12:58 WIB

Terkini

MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat

MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Apa Viva Face Tonic Green Tea Bisa Hilangkan Bruntusan? Simak Manfaat dan Review Pengguna

Apa Viva Face Tonic Green Tea Bisa Hilangkan Bruntusan? Simak Manfaat dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:06 WIB

Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru

Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Jadikan Semarang Markas Love Scamming, 4 WNA Asal Tiongkok Akhirnya Dideportasi

Jadikan Semarang Markas Love Scamming, 4 WNA Asal Tiongkok Akhirnya Dideportasi

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital

Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:56 WIB

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Sumut | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:54 WIB

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

Malang | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:53 WIB

×