Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:03 WIB
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
Petugas Singapura menggagalkan penyelundupan 8,6 kg ganja dan 1,5 kg sabu di Woodlands Checkpoint. (nst)
baca 10 detik
  • Pemuda Malaysia ditangkap di Woodlands Checkpoint karena menyelundupkan ganja dan sabu bernilai tinggi.

  • Petugas menyita lebih dari 8,6 kg ganja dan 1,5 kg sabu dari bagasi mobil.

  • Pelaku kini terancam hukuman mati sesuai dengan undang-undang ketat terkait narkotika di Singapura.

Suara.com - Petugas keamanan Singapura berhasil mengamankan 8,646 kilogram ganja dan 1,569 kilogram sabu dari sebuah mobil di Woodlands Checkpoint pada 1 Agustus lalu. Pemuda asal Malaysia berusia 22 tahun yang mengendarai kendaraan tersebut langsung ditangkap dan kini terancam hukuman mati.

Sebelumnya Indonesia juga kedatangan warga negara Malaysia yang selundupkan narkoba lewat Bandara Internasional Soekarno - Hatta dan Juanda Surabaya.

Penyitaan bernilai fantastis ini membongkar taktik peredaran gelap lintas negara yang memanfaatkan bagasi kendaraan pribadi. Pengoperasian jalur darat ini menyasar ribuan pecandu aktif di Singapura yang mengandalkan pasokan barang haram dari luar negeri.

ILUSTRASI sabu
ILUSTRASI sabu

Penemuan barang haram berawal saat petugas Immigration and Checkpoints Authority (ICA) mencurigai mobil pelaku dan mengarahkannya ke area pemeriksaan intensif. Kecurigaan petugas terbukti setelah menemukan kotak berisi dua blok zat terlarang yang disembunyikan secara rapi di dalam bagasi.

Petugas Central Narcotics Bureau (CNB) yang dipanggil ke lokasi segera melakukan penggeledahan ulang secara menyeluruh. Hasil penggeledahan mengungkap total muatan berupa 8,646 kg ganja serta 1,569 kg metamfetamin atau sabu.

"Obat-obatan terlarang yang disita diperkirakan bernilai lebih dari $361.000 dan berpotensi memenuhi kecanduan sekitar 2.132 pengguna selama seminggu," kata ICA dikutip dari NST, Rabu (5/8/2026).

Pihak otoritas penegak hukum menegaskan bahwa penyidikan menyeluruh atas jaringan penyelundupan ini masih terus berjalan. Pemuda terduga kurir tersebut kini menghadapi jerat hukum berat di bawah undang-undang anti-narkotika Singapura yang sangat ketat.

Regulasi hukum Singapura menetapkan sanksi tegas berupa hukuman mati bagi siapa saja yang terbukti mengimpor atau mengekspor narkoba melebihi batas tertentu. Batas krusial yang ditetapkan hukum adalah lebih dari 250 gram sabu atau melebihi 500 gram ganja.

Pengungkapan kasus besar ini menambah daftar panjang Operasi Pemberantasan Narkoba yang digencarkan otoritas Singapura sepanjang pertengahan tahun ini. Pada bulan Juli lalu, operasi skala nasional berhasil menjaring 100 tersangka dengan total barang bukti bernilai lebih dari 34.000 dolar Singapura.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Garuda di Ujung Tanduk!

Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Garuda di Ujung Tanduk!

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah

Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital

Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:56 WIB

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Sumut | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:54 WIB

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

Malang | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa

Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?

Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:45 WIB

×