Lawan ISIS, Ini Cara Din Syamsuddin

Ardi Mandiri

Rabu, 22 April 2015 | 00:13 WIB
Lawan ISIS, Ini Cara Din Syamsuddin
Ketua Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2). (Antara)

Suara.com - Ketua Umum MUI Prof Din Syamsuddin menyatakan bahwa ISIS merupakan kelompok ideologi, karena itu ideologi juga harus diperangi dengan ideologi, sehingga ulama (tokoh agama) harus dilibatkan di dalamnya.

"Tiga pilar itu masih kurang, karena ISIS itu merupakan perang ideologi. Untuk itu, tiga pilar yang terdiri dari kepala desa, babinsa, dan babinkamtibmas itu perlu ditambah ulama (tokoh agama)," katanya di Surabaya, Jatim, Selasa (21/4/2015).

Dalam sarasehan "tiga pilar" di Auditorium Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jatim, yang membahas strategi pencegahan kelompok radikal, anti-Pancasila, dan kriminal, serta kesiapan Pilkada Serentak 2015 itu, Din memuji langkah dalam sinergi "tiga pilar" untuk mewujudkan keamanan.

"Tapi, kita harus memahami bahwa ISIS itu merupakan gerakan politik yang membegal agama. Dalam pemahaman saya, mereka mendapatkan persenjataan karena ada skenario global untuk memporakporandakan dunia Islam dengan target untuk meraup potensi energi yang ada," katanya.

Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah itu, Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia masih patut bersyukur dan tidak seperti kawasan Timur Tengah yang mudah dibuat kacau untuk mencitrakan Islam sebagai teror.

"Islam di Indonesia relatif tidak terprovokasi skenario global, karena Islam yang dikembangkan di Indonesia adalah Islam yang moderat, Islam yang bersifat jalan tengah," katanya dalam sarasehan yang dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, Gubernur Jatim Dr Soekarwo, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko itu.

Senada dengan itu, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol (Purn) Ansyaad Mbai menegaskan bahwa ISIS yang dipelesetkan IS (Islamic State) itu justru mencederai Islam, karena seolah-olah Islam itu teror.

"PBB sudah menyatakan ISIS itu teror, bahkan 126 pemimpin Muslim se-dunia dalam pertemuan di Maroko pada 19 November 2014 sudah menyatakan ISIS itu bukan Islam, bahkan ISIS itu merupakan musuh nomor satu Islam," katanya.

Menurut dia, ISIS itu sebenarnya merupakan "jaket baru" dari Alqaeda dan Ikhwanul Muslimin dengan sumber yang sama saja, bahkan lebih kasar, karena sesama Islam juga menjadi sasaran. "Kalau di Indonesia, sumber-nya ya JI, JAT, dan semacam itu," katanya.

Namun, semua gerakan radikal di Indonesia itu sama saja motifnya dengan di dunia yakni motif politik. "Target mereka sama yakni khilafah atau negara Islam untuk mengganti Pancasila, merah putih, UUD 1945, dan nilai-nilai dasar bangsa dan negara Indonesia," katanya.

Intinya, katanya, gerakan radikal itu hanya klaim atas agama, tapi mereka memiliki dua paham yakni takfiri dan jihad. "Takfiri itu menganggap kelompok lain itu kafir, kalau Alqaeda mengkafirkan Barat, tapi kalau ISIS mengkafirkan semuanya, termasuk sesama Islam," katanya.

Oleh karena itu, ia menyarankan ulama harus dimasukkan dalam "tiga pilar" untuk mengantisipasi radikalisme, anti-Pancasila, kriminalitas, dan konflik politik di Jatim, karena kelompok radikal itu perlu diantisipasi dengan sentuhan ideologi.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jatim Dr Soekarwo yang getol memperkuat "tiga pilar" menyatakan pihaknya memang akan mengembangkan "tiga pilar" dengan melibatkan ulama di dalamnya, mulai dari ulama skala provinsi hingga ulama atau kiai kampung.

"Sinergi tiga pilar itu baru saja terbentuk dan baru tiga kali melakukan pertemuan yakni Jombang, Malang, dan Surabaya. Setelah ini, kita akan kembangkan dengan ulama dari tingkat provinsi sampai kiai kampung," katanya.

Dalam sarasehan yang dihadiri bupati, camat, Danrem, Dandim, Kapolrestabes, Kapolres, perwakilan desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas se-Jatim itu juga menampilkan sejumlah narasumber lain, di antaranya ahli tafsir Alquran Prof Quraish Shihab, pakar politik Unair Prof Hotman Siahaan, Ketua KPU Jatim Eko Sasmito, dan sebagainya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Umat Islam Malaysia Dilarang Gabung atau Dukung ISIS

Umat Islam Malaysia Dilarang Gabung atau Dukung ISIS

News | Selasa, 21 April 2015 | 11:24 WIB

Paus Kutuk Pembunuhan 30 Warga Kristen Etiopia oleh ISIS

Paus Kutuk Pembunuhan 30 Warga Kristen Etiopia oleh ISIS

News | Selasa, 21 April 2015 | 07:49 WIB

Perempuan Ini Paling Dicari Pasukan ISIS di Suriah

Perempuan Ini Paling Dicari Pasukan ISIS di Suriah

News | Senin, 20 April 2015 | 14:31 WIB

ISIS Penggal Puluhan Tawanan Kristen Etiopia

ISIS Penggal Puluhan Tawanan Kristen Etiopia

News | Minggu, 19 April 2015 | 19:25 WIB

Terkini

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:09 WIB

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

×