Pidato SBY Dapat Standing Applause yang Luar Biasa

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 23 April 2015 | 11:39 WIB
Pidato SBY Dapat Standing Applause yang Luar Biasa
Presiden Joko Widodo berfoto bersama pimpinan negara sahabat dan pimpinan parlemen di Konferensi Parlemen Asia Afrika di DPR RI [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Chair of Global Green Growth Institute menjadi pembicara kunci dalam Konferensi Parlemen Asia Afrika yang berlangsung di DPR, Jakarta, Kamis (23/4/2015). Konferensi ini merupakan rangkaian dari peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika.

Dalam pidato berbahasa Inggris, Yudhoyono mengenang ketika masih menjadi Presiden RI pernah menyelenggarakan KAA ke 50. Hasil KAA ketika itu turut memberikan kontribusi pada pertumbuhan perekonomian.

"Di peringatan KAA ke 70 ini kita harap Asia Afrika bebas dari kemiskinan. Karena, Asia itu pusat ekonomi, ada Tiongkok dan Jepang. Dan Afrika akan jadi pusat ekonomi juga, Rwanda," kata Yudhoyono.

Dalam pidato, Yudhoyono mengatakan ada tiga isu utama yang harus menjadi perhatian KAA 2015, yaitu, kemiskinan, pembangunan, dan kekuatan internasional.

"Ini salah satu tantangan Asia Afrika, terutama kerja sama Selatan-Selatan. Sekarang kita lebih mudah dibanding 60 tahun, kita lebih punya banyak sumber daya alam, yang bisa dibagi merata antara kita," ujarnya.

Dia juga menyinggung soal dukungan kemerdekaan bagi Palestina. Indonesia, kata Yudhoyono, juga sudah memberikan pelatihan kepada ratusan warga Palestina di bidang pembangunan.

Ketua Umum Partai Demokrat juga menyinggung tentang dinamika politik yang ada sekarang. Menurutnya, apapun model ekonomi dan paham politik yang dianut, tanpa pemerintahan yang baik hal itu tidak akan tercapai.

"Tugas parlemen di dunia harus meyakinkan pemerintah memerintah dengan baik bagi masyarakatnya," kata dia.

Yudhoyono juga berharap negara Asia Afrika mempercepat penyebaran perdamaian dunia. Angola, Mozambik, dan Rwanda, diharapkan bisa mengakhiri perang.

"Di Indonesia separatisme sudah mulai diminimalkan, hidup berdampingan dalam damai. Stabilitas ini harus dilebarkan teru‎s. Kita harus dukung kemerdekaan Palestina. Kita harus damaikan juga Yaman," ujarnya.

Pidato Yudhoyono mendapat pun mendapatkan standing applause yang luar biasa dari hadirin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Naik Limousine Hadiri Konferensi Parlemen di DPR

Presiden Jokowi Naik Limousine Hadiri Konferensi Parlemen di DPR

News | Kamis, 23 April 2015 | 10:11 WIB

SBY akan Jadi Keynote Speaker Konferensi Parlemen Asia Afrika

SBY akan Jadi Keynote Speaker Konferensi Parlemen Asia Afrika

News | Selasa, 21 April 2015 | 11:38 WIB

Terkini

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:19 WIB

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB