Mega dan Puan Jalan di Barisan Para Kepala Negara di Bandung

Siswanto, Erick Tanjung

Jum'at, 24 April 2015 | 11:01 WIB
Mega dan Puan Jalan di Barisan Para Kepala Negara di Bandung
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama ibu negara Iriana Widodo dan sejumlah pemimpin negara Asia Afrika napak tilas menuju Gedung Merdeka. [Antara/ Jerry Adiguna]

Suara.com - Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri dan putrinya, Puan Maharani, ikut dalam rombongan para Kepala Negara Asia Afrika saat napak tilas atau historical walk dalam rangkaian peringatan Konferensi Asia Afrika ke 60 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4/2015).

Mega dan Puan berjalan kaki di barisan depan. Di samping Megawati ada Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping beserta istri, Presiden Joko Widodo beserta istri, Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak beserta pasangan, dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri.

Megawati dan Puan mengenakan pakaian tradisional Indonesia, kebaya.

Belum diketahui alasan Puan yang masih level menteri itu dapat berjalan di barisan depan bersama para Kepala Negara.

Rombongan tersebut memulai jalan kaki dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka yang berjarak kurang lebih 100 meter.

Di Gedung Merdeka, 60 tahun lalu para kepala negara kumpul menggelorakan semangat perjuangan bersama membangun Asia Afrika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pidato Jokowi di Bandung Kenang Spirit KAA 1955

Pidato Jokowi di Bandung Kenang Spirit KAA 1955

News | Jum'at, 24 April 2015 | 10:12 WIB

Pidato Jokowi Diharapkan Bisa Membangun Tata Dunia Baru yang Adil

Pidato Jokowi Diharapkan Bisa Membangun Tata Dunia Baru yang Adil

News | Kamis, 23 April 2015 | 21:22 WIB

PM Malaysia ke Bandung Langsung dari Kuala Lumpur

PM Malaysia ke Bandung Langsung dari Kuala Lumpur

News | Kamis, 23 April 2015 | 20:33 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×