Eksekusi Ditunda, Pengacara Mary Jane akan Ajukan PK dan Grasi

Siswanto

Rabu, 29 April 2015 | 11:42 WIB
Eksekusi Ditunda, Pengacara Mary Jane akan Ajukan PK dan Grasi
Komunitas Doa Hapuskan Hukuman Mati aksi menentang hukuman mati Mary Jane Veloso di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/4/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Setelah eksekusi mati di Nusakambangan dini hari tadi ditunda, pengacara terpidana mati Mary Jane, Agus Salim, akan bertemu Kejaksaan Tinggi Daerah Tinggi Yogyakarta untuk menindaklanjuti langkah hukum selanjutnya. Pengacara terpidana asal Filipina berencana mengajukan Peninjauan Kembali.

"Kita upayakan ada kebijakan dari pemerintah, setidaknya kita akan dikasih kesempatan untuk membuktikan lagi dalam rangka mencari kebenaran material, kami berencana akan mengajukan PK kedua lagi, kan yang kemarin kami belum diberi kesempatan untuk menjelaskan fakta hukum terbarunya," kata Agus Salim kepada suara.com

Agus Salim juga mengatakan selain mengajukan PK yang kedua, jika memungkinkan juga akan mengajukan grasi atau pengampunan kepada Presiden Joko Widodo.

"Kalau itu akan mendapat keringanan hukuman kita juga akan tempuh grasi itu," kata Agus Salim.

Mary Jane sendiri saat ini sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan, Yogyakarta. Mary Jane tiba di Yogyakarta sekitar pukul 08.00 WIB tanpa didampingi oleh keluarga.

"Tadi pagi jam 08.00 sudah sampai sini, sudah cek kesehatan, detak jantungnya stabil, urinnya negatif, tidak ada penyambutan dari teman - teman sesama napi, kalau soal keluarganya saya tidak tahu," kata Kepala Lapas Wirogunan Zaenal Arifin.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh suara.com, saat ini keluarga Mary Jane masih dalam perjalanan menuju Yogyakarta untuk menemui Mary Jane. Hanya saja hingga saat ini belum jelas kapan waktu pertemuan mereka.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan keputusan menunda hukuman mati Mary Jane diambil setelah Presiden Joko WIdodo mendapatkan laporan mengenai proses hukum yang sedang berjalan di Filipina. Sehingga, kata dia, harus dipastikan Mary Jane Veloso mendapatkan keadilan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mendengar suara yang disampaikan berbagai kalangan yang terus menyuarakan perlunya penundaan eksekusi mati terhadap Mary Jane, karena warga asal Filipina itu dianggap bukan sebagai aktor yang terlibat langsung dalam kasus yang dihadapinya.

Selain itu, Presiden Filipina Benigno Aquino III telah menemui langsung Presiden Jokowi di sela-sela penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke 26 di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (27/4/2015) lalu, untuk meminta penundaan pelaksanaan eksekusi kepada Mary Jane karena aktor utama terkait kasus yang dihadapi sudah menyerahkan diri ke polisi di Filipina.

“Presiden Jokowi mendengar dan memperhatikan suara para aktivis kemanusiaan yang terus menemaninya dalam menjalankan tugas konstitusionalnya,” kata Pratikno dalam pernyataan pers.

Menurut Mensesneg, Presiden percaya bahwa sinergi semacam ini harus terus dipertahankan di masa yang akan datang.

“Dalam kasus-kasus kemanusiaan, Presiden meminta agar para aktivis tidak lelah memberi masukan pada Presiden dalam mengambil keputusan,” kata Pratikno.

Sebelum Mari Jane, kejaksaan juga menunda pelaksanaan eksekusi mati terhadap terpidana narkotika asal Prancis, Serge Areski Atlaoui.

Pengacara Serge mengajukan perlawanan terhadap putusan PTUN yang menolak gugatannya terhadap Keppres Grasi. Dia mendaftarkan perlawanannya pada menit-menit terakhir batas waktu pengajuan, di hari Kamis 23 April 2015 pukul 16.00 WIB. (Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Kawal Iring-iringan Jenazah Para Terpidana Mati ke Jakarta

Polisi Kawal Iring-iringan Jenazah Para Terpidana Mati ke Jakarta

News | Rabu, 29 April 2015 | 11:30 WIB

Mary Jane Dibawa Lagi ke Yogya, Kejati: Tunggu Putusan Kejagung

Mary Jane Dibawa Lagi ke Yogya, Kejati: Tunggu Putusan Kejagung

News | Rabu, 29 April 2015 | 11:12 WIB

Keluarga Menunggu Kedatangan Jenazah Duo Bali Nine di Rumah Abadi

Keluarga Menunggu Kedatangan Jenazah Duo Bali Nine di Rumah Abadi

News | Rabu, 29 April 2015 | 11:00 WIB

Ini Penjelasan Jokowi Soal Eksekusi Mati Mary Jane Ditunda

Ini Penjelasan Jokowi Soal Eksekusi Mati Mary Jane Ditunda

News | Rabu, 29 April 2015 | 10:36 WIB

Jenazah Martin Anderson akan Dikubur di TPU Perwira Bekasi

Jenazah Martin Anderson akan Dikubur di TPU Perwira Bekasi

News | Rabu, 29 April 2015 | 10:26 WIB

Amnesty International Kecam Eksekusi 8 Terpidana Mati

Amnesty International Kecam Eksekusi 8 Terpidana Mati

News | Rabu, 29 April 2015 | 10:01 WIB

Terkini

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:43 WIB

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:34 WIB

×