Empat Persoalan Buruh di Media Massa

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Mei 2015 | 05:12 WIB
Empat Persoalan Buruh di Media Massa
Peringatan hari kebebasan pers internasional di Mataram. [Antara/Ahmad Subaidi]

Suara.com - Forum Pekerja Media Indonesia (FPMI) menyebutkan ada 4 persoalan yang dihadapi buruh yang bekerja di media massa saat ini. Bahkan salah satunya ada indikasi peraktik perbudakan.

Persoalan pertama adalah upah layak pekerja media yang belum memenuh standar hidup. Juru Bicara FPMI Chandra mengatakan untuk mengakhiri upah tak layak itu maka perlu dibuat upah sektoral media.

"Upah layak pekerja media yang telah diwacanakan selama ini harus terwujud dan dituangkan dalam upah sektoral media. Untuk itu, FPMI mengajak pekerja media untuk bersatu berjuang bersama dalam mewujudkan upah sektoral pekerja media ini," kata Presiden Serikat Pekerja Cipta Kekar TPI (MNCTV) itu, Kamis (30/4/2015) malam.

Kata dia upah sektoral itu untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan produktifitas dan profesionalitas pekerja media. Pekerja media juga menghadapi sejumlah masalah krusial.

Di antaranya praktik konvergensi yang menambah beban kerja bagi pekerja media tapi tak diikuti oleh peningkatan kesejahteraan. Selain itu konglomerasi media yang memasung kebebasan pers. Lainnya indikasi perbudakan terhadap pekerja media yang ditandai dengan ditahannya ijazah pekerja media oleh perusahaan.

Juru Bicara FPMI lainnya, Abdul Manan menjelaskan sampai saat ini masih belum meluasnya kesadaran berserikat di kalangan pekerja media. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan FSPM Independen mencatat hanya ada 38 serikat pekerja di seluruh media massa di Indonesia. Sementara yang aktif hanya 24 serikat pekerja.

"Adanya FPMI ini juga untuk mendorong lahirnya kesadaran berserikat di kalangan pekerja media," kata Wakil Ketua Dewan Karyawan TEMPO itu.

Forum Pekerja Media Indonesia (FPMI) ini akan melakukan aksi May Day bersama ribuan buruh lain, Jumat (1/5/2015) besok. Mereka akan melakukan aksi long march dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Negara.

FPMI merupakan gabungan dari organisasi dan serikat pekerja media di Indonesia. Di antaranya Serikat Pekerja Cipta Kekar TPI, Serikat Pekerja LKBN Antara, Serikat Pekerja SCTV, Serikat Pekerja 68H, Serikat Pekerja Hukumonline, Serikat Pekerja Koresponden TEMPO, Dewan Karyawan TEMPO, Dewan Karyawan Pikiran Rakyat (Bandung), Forum Karyawan SWA, Dewan Karyawan Kontan, Ikatan Karyawan Solo Pos, Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, dan AJI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ITUC: Perusahaan Indonesia Diskriminasi Buruh Perempuan

ITUC: Perusahaan Indonesia Diskriminasi Buruh Perempuan

News | Kamis, 30 April 2015 | 14:44 WIB

Demo Buruh, Rute Transjakarta Kemungkinan akan Dialihkan

Demo Buruh, Rute Transjakarta Kemungkinan akan Dialihkan

News | Kamis, 30 April 2015 | 14:33 WIB

Jelang May Day, Aktivis Buruh Iran Ditangkap

Jelang May Day, Aktivis Buruh Iran Ditangkap

News | Kamis, 30 April 2015 | 13:50 WIB

Kemenlu Akui Wartawan Asing Tak Mudah Masuk Papua

Kemenlu Akui Wartawan Asing Tak Mudah Masuk Papua

News | Rabu, 29 April 2015 | 18:24 WIB

Cerita Pahit Meliput & Menjadi Wartawan di Papua

Cerita Pahit Meliput & Menjadi Wartawan di Papua

News | Rabu, 29 April 2015 | 18:00 WIB

Cina Penjarakan Jurnalis Perempuan Senior

Cina Penjarakan Jurnalis Perempuan Senior

News | Jum'at, 17 April 2015 | 14:08 WIB

IJTI Papua Sesalkan Polisi Intimidasi Wartawan Jaya TV

IJTI Papua Sesalkan Polisi Intimidasi Wartawan Jaya TV

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 09:31 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×