Polri akan Koordinasi dengan KPK Tangani Kasus Novel

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 04 Mei 2015 | 14:17 WIB
Polri akan Koordinasi dengan KPK Tangani Kasus Novel
Penyidik KPK Novel Baswedan saat keluar dari Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (2/5/2015), usai menandatangani berita acara penangguhan penahanan. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Polri berkoordinasi dengan KPK untuk menangani perkara penyidik KPK Novel Baswedan.

"Pemeriksaan Novel tetap berjalan. Sudah ada kesepakatan antara pimpinan Polri dan KPK," kata Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso di Bareskrim, Jakarta, Senin (4/5/2015).

Kesepakatan antara kedua lembaga, di antaranya pemberian kabar lewat surat resmi dari Polri ke pimpinan KPK saat Novel akan diperiksa.

Menurut Budi Waseso, Presiden Joko Widodo mendukung kasus penganiayaan pencuri burung walet yang diduga melibatkan Novel dituntaskan. Sebab, kata Budi Waseso, instruksi Presiden hanya bersifat minta kasus Novel ditunda. Dan itu berarti kasus tidak dihentikan.

"Instruksi Presiden Jokowi bukan penghentian, tapi penundaan penahanan demi kepentingan situasi," kata Budi.

Novel dijerat perkara yang terjadi 11 tahun silam. Waktu itu, ia dijadikan tersangka oleh Polres Bengkulu pada 1 Oktober 2012 atas dugaan penganiayaan seorang pencuri sarang burung walet hingga tewas pada 2004, saat itu, ia menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu.

Namun Novel menyatakan kasus pidana yang menjadikan dia tersangka tersebut adalah rekayasa. Ia membantah menganiaya. Pada 2004, kata Novel, dia baru seminggu menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu atau ketika terjadi pencuri sarang walet. Ketika baru tiba di tempat kejadian perkara, ujar Novel, pencuri sudah tewas.

Pada akhir 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Kapolri Jenderal Timur Pradopo menghentikan kasus Novel demi meredakan ketegangan hubungan antara KPK dan Polri.

Namun, kasus Novel tidak benar-benar dihentikan. Penyidik Bareskrim menjemput paksa Novel dari rumahnya Jumat pekan lalu atas permintaan jaksa penuntut umum yang menangani perkara Novel. Seperti diketahui, kasus Novel akan kedaluwarsa pada tahun 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua KPK, Jaksa Agung, Kapolri Bertemu, Ada Apa?

Ketua KPK, Jaksa Agung, Kapolri Bertemu, Ada Apa?

News | Senin, 04 Mei 2015 | 13:56 WIB

Novel Tak Ikut ke Pengadilan untuk Daftarkan Praperadilan

Novel Tak Ikut ke Pengadilan untuk Daftarkan Praperadilan

News | Senin, 04 Mei 2015 | 13:46 WIB

Rumah Novel, Budi Waseso: Kami dapat Info 4, yang Diakui 1 Rumah

Rumah Novel, Budi Waseso: Kami dapat Info 4, yang Diakui 1 Rumah

News | Senin, 04 Mei 2015 | 12:15 WIB

Novel Baswedan Ajukan Gugatan Praperadilan, KPK Tak Ikut Campur

Novel Baswedan Ajukan Gugatan Praperadilan, KPK Tak Ikut Campur

News | Senin, 04 Mei 2015 | 12:12 WIB

Terkini

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

×