Takut Akan jadi "Keripik", Fuad Amin Minta Pindah Ruang Tahanan

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Kamis, 07 Mei 2015 | 15:35 WIB
Takut Akan jadi "Keripik", Fuad Amin Minta Pindah Ruang Tahanan
Fuad Amin di Pengadilan Tipikor. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Bekas Bupati Bangkalan, Fuad Amin, telah menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan suap jual beli gas alam, di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2015).

Dalam sepanjang sidang yang harus diskors beberapa kali tersebut, Fuad selalu mengeluh terkait kondisi kesehatannya. Oleh karena itu, Ketua DPRD Bangkalan nonaktif itu pun meminta kepada Jaksa KPK untuk memindahkan ruangan tahanan yang ditempatinya saat ini.

Pasalnya menurut Fuad, sakit jantung yang dideritanya membuatnya tidak nyaman di ruangan yang terletak di lantai 9 Gedung KPK tersebut. Selain itu, keberadaan tiga mesin besar pengangkat lift juga menjadi alasan ketidaktahanan Fuad, sehingga dirinya bahkan mengaku khawatir bisa saja menjadi "keripik".

"Di samping itu saya punya penyakit jantung, dan di atas dekat kamar (tahanan) kami di lantai 9 itu, ada tiga mesin besar. Bukan murni (ruang) tahanan, karena ada juga gudang. Ada mesin raksasa besar-besar untuk angkat lift. Tiap subuh menggelegar, sehingga jantung saya berdebar. Saya bisa jadi keripik kalau lama-lama di situ," keluh Fuad di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (7/5).

Selain penyakit jantung, Fuad juga menjelaskan jika dirinya fobia dengan ketinggian. Pasalnya, dirinya diakui mempunyai riwayat penyakit vertigo, sehingga kalau berada di ketinggian matanya bisa berkunang-kunang hingga tidak bisa melihat dengan jelas. Dia pun mengaku hendak menjalani operasi katarak pada mata kanannya.

"Kalau kita tetap di tahanan itu, saya terus terang tidak sanggup konsentrasi menghadapi pengadilan. Saya ingin pengadilan yang fair. Tuduhan-tuduhan tadi sangat dramatis buat kami. Ada tuduhan imajiner, khayalan," papar Fuad.

Mendengar hal tersebut, Jaksa Pulung pun langsung menjawab dengan mengatakan bahwa fasilitas kesehatan di KPK telah memadai. Fuad juga menurutnya telah dicek dan tidak sakit jantung, melainkan pikiran Fuad saja yang membuatnya seperti itu.

"Kalau rawat inap sudah ada. Hasil medis disampaikan penasihat hukum. Tapi malam hari waktu yang bersangkutan merasa sakit jantung, kami tempatkan pengawasan khusus. Apalagi beliau (Fuad) sepuh. Dokter jaga kami standby," papar Pulung.

"Waktu yang bersangkutan sakit, saya pikir jantung. Pada saat dihadirkan, ternyata bukan jantung, tapi pikiran yang menyebabkan seperti itu. Kalau memindahkan, kami keberatan. Toh kami melakukan pengawasan khusus. Kalau kami pindahkan di Rutan Guntur, ada terdakwa lain yang berkaitan dengan sidang ini," jelas Pulung lagi.

Atas perdebatan tersebut, Hakim M Muhlis pun mengatakan bahwa pihaknya telah mendengar hal tersebut. Majelis Hakim menurutnya akan mempertimbangkan keberatan tersebut, sebelum nantinya dibuatkan ketetapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Soal Suap, Fuad Juga Didakwa Pencucian Uang Rp229 M

Selain Soal Suap, Fuad Juga Didakwa Pencucian Uang Rp229 M

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 14:44 WIB

Fuad Amin Didakwa Terima Suap Rp18 Miliar

Fuad Amin Didakwa Terima Suap Rp18 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 14:17 WIB

Ditanya akan Ajukan Keberatan, Fuad: Kepala Saya Sudah Blinder

Ditanya akan Ajukan Keberatan, Fuad: Kepala Saya Sudah Blinder

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 13:56 WIB

Sidang Perdana di Tipikor, Tiap 15 Menit Fuad Amin Kencing

Sidang Perdana di Tipikor, Tiap 15 Menit Fuad Amin Kencing

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 12:43 WIB

Terkini

BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas

BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang

Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:17 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:16 WIB

BRI dan Prodia Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Exclusive Healthcare Services

BRI dan Prodia Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Exclusive Healthcare Services

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:08 WIB

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:07 WIB

BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private

BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×