Warga Jerman Kena Demam Akik

Siswanto

Jum'at, 08 Mei 2015 | 17:38 WIB
Warga Jerman Kena Demam Akik
Pedagang batu akik di Jatinegara, Jakarta Timur. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Ruben Ruppath, warga negara Jerman yang saat ini mengikuti program pertukaran pelajar di Indonesia dengan bersekolah di SMA Unggulan Negeri 17 Palembang sedang menggilai batu akik.

Tak tanggung-tanggung, remaja Jerman yang duduk di kelas XI ini memiliki sendiri alat gerinda dan telah membuat belasan perhiasan batu akik sejak empat bulan terakhir.

Rencananya, warga Berlin ini akan membawa batu akik sebagai oleh-oleh untuk sanak keluarga ketika kembali ke Jerman dua bulan mendatang.

"Awalnya diajak teman sekolah ke pusat pembuatan batu akik. Awalnya heran kenapa banyak sekali orang yang mengerumuni pengasah batu, tapi sekarang justru mereka yang heran kenapa ada bule yang mengasah batu," kata Ruben yang dijumpai di stans sekolahnya di pameran pendidikan peringatan Hari Pendidikan Nasional di Palembang, Jumat (8/5/2015).

Ruben sontak menjadi perhatian pengunjung pada pameran itu karena tampang bule-nya menjadi sangat kontras ketika sedang menggunakan alat gerinda.

Meski sibuk, Ruben dengan ramah meladeni pertanyaan para pengunjung sembari mengasah batu dengan lembar amplas. Ia terlihat cekatan dengan sesekali mencelupkan batu dalam air yang ditempatkan dalam gelas air mineral.

"Ayo lihat, batu milik saya sudah dipajang di lemari kaca, tapi jangan ditanya namanya karena saya tidak tahu. Pokoknya ini batu-batu yang sering dipakai wong Palembang (lavender, bacan, sunkis, red)," kata Ruben yang mulai lancar berbahasa Indonesia setelah tinggal bersama keluarga angkat selama delapan bulan.

Ruben tak menampik kesukaan terhadap batu akik karena dipengaruhi kehebohan yang terjadi di Palembang, yakni mulai dari pusat keramaian hingga pemukiman penduduk terdapat aktivitas menjual dan mengasah batu akik.

Ia pun menemukan suatu kemiripan ketika mengunjungi kota lain, yakni Padang, Bukittinggi, Bandung, dan Jakarta.

"Ternyata, demam batu ini tidak hanya di Palembang saja sehingga momen ini saya jadikan kesempatan untuk mengumpulkan batu. Saya beli bongkahan lalu dipotong sendiri di Palembang," ujar dia.

Anak pertama dari dua bersaudara ini mengatakan sangat terkesan dengan kearifan budaya masyarakat setempat yang demikian membanggakan perhiasan lokal milik sendiri.

Ia mengatakan ini menjadi pelajaran berharga dalam proses mempelajari budaya dan tingkah pola masyarakat Indonesia.

"Di Jerman beda, orang lebih suka batu yang berkelas untuk dijadikan perhiasan dan investasi, sementara di sini orang sangat bangga jika pakai batu asli lokal, kalau bisa diasah sendiri, hanya sebatas itu tujuannya," kata Ruben yang mengatakan sudah bisa membuat makanan khas empek-empek.

Sejak menyukai batu akik, aktivitas Ruben tak luput dari kegiatan memotong dan mengasah batu.

Menurut salah seorang gurunya, Marwiyah Maya, orangtua angkat Ruben, Keluarga Tamlicho Latief, terpaksa mengungsikan gerinda milik Ruben ke sekolah karena khawatir melihat kesibukan luar biasa sejak keberadaan alat pemotong batu itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demam Batu Akik Pun Melanda NTT

Demam Batu Akik Pun Melanda NTT

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2015 | 10:09 WIB

Cara Pemerintah Bikin Demam Batu Akik Tahan Lama dan Mendunia

Cara Pemerintah Bikin Demam Batu Akik Tahan Lama dan Mendunia

Bisnis | Selasa, 28 April 2015 | 19:47 WIB

Kisah Pencinta Batu Akik di Iran

Kisah Pencinta Batu Akik di Iran

Lifestyle | Selasa, 28 April 2015 | 13:17 WIB

Ditemukan, Batu Bacan Seberat Satu Ton di Halmahera Selatan

Ditemukan, Batu Bacan Seberat Satu Ton di Halmahera Selatan

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2015 | 14:57 WIB

Pameran "Demam Batu," Batu Akik Harganya Rp35 Ribu sampai Rp1 M

Pameran "Demam Batu," Batu Akik Harganya Rp35 Ribu sampai Rp1 M

Bisnis | Selasa, 21 April 2015 | 11:56 WIB

Berbatu Akik-lah Secara Waras

Berbatu Akik-lah Secara Waras

Lifestyle | Senin, 20 April 2015 | 06:02 WIB

Terkini

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:54 WIB

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:53 WIB

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 12:46 WIB

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:45 WIB

RI Swasembada Beras, Mentan Klaim Efeknya Bikin Harga Global Anjlok hingga Petani Asing Demo

RI Swasembada Beras, Mentan Klaim Efeknya Bikin Harga Global Anjlok hingga Petani Asing Demo

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:39 WIB

Taylor Swift Raih Penghargaan Sutradara Musik Pertama Sepanjang Sejarah MTV VMA

Taylor Swift Raih Penghargaan Sutradara Musik Pertama Sepanjang Sejarah MTV VMA

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 12:38 WIB

×