Soal Kriminalisasi KPK, Mahasiswa Trisakti Siap Turun Aksi

Arsito Hidayatullah | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 10 Mei 2015 | 11:26 WIB
Soal Kriminalisasi KPK, Mahasiswa Trisakti Siap Turun Aksi
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan Tim Pemantauan Kasus Novel Baswedan di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Selasa (13/3).

Suara.com - Adanya dugaan kriminalisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat mahasiswa Universitas Trisakti menyatakan siap turun ke jalan, dalam rangka untuk terus mengawal penegakan supremasi hukum.

Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Muhammad Puri Andamas mengatakan, sikap mahasiswa dalam pemberantasan korupsi sudah termasuk dalam tuntutan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk terus konsisten menjalankan reformasi yang telah bergulir selama 17 tahun.

"Jadi kami tetap mengawal terus tentang pemberantasan korupsi. Itu juga kan tuntutan tentang reformasi, KKN dan supremasi hukum. Apabila telah melanggar dari koridor hukum, kami siap turun aksi," tegas Puri, saat menggelar aksi damai di arena Car Free Day (CFD) di Bunderan HI, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (10/05/2015).

Dalam aksinya kali ini, para mahasiswa Trisakti mereka mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan Keppres yang berisi pendirian pengadilan ad hoc untuk menuntaskan kasus 12 Mei 1998 dan kasus-kasus pelanggaran HAM lainnya. Selain itu, para mahasiswa juga menuntut pemerintah untuk menetapkan 12 Mei sebagai Hari Reformasi.

"Hal yang pertama, kami menuntut Presiden untuk mengeluarkan Keppres tentang peradilan ad hoc. Yang kedua, kami terus menuntut 12 Mei sebagai Hari Reformasi," ungkap Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Jiwa Zhaqi Adiguna, kepada Suara.com.

Menurut Jiwa, kerusuhan Mei '98 merupakan tragedi nasional yang telah meluluhlantakkan kemanusiaan, sekaligus juga martabat bangsa dan negara. Ironisnya, kata dia, sampai hari ini aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut belum bisa diadili. Untuk itu, pemerintah diminta segera mengungkap pelaku-pelaku yang bertanggung jawab atas pelanggaran HAM tersebut.

"Yang ketiga, (kami) menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas kejadian 12 Mei 1998. Yang keempat, juga menuntut kesejahteraan bagi korban, dan kelima, mahasiswa Trisakti siap mengawal reformasi sampai kapan pun," sambung Jiwa.

Menurutnya pula, mereka sengaja memanfaatkan arena CFD ini untuk mensosialisasikan peringatan 12 Mei kepada masyarakat.

"Untuk mengingatkan kembali ke masyarakat, bahwa 17 tahun reformasi itu ada tragedi 12 Mei '98, meninggalnya abang-abang kami, pahlawan reformasi dari Trisakti. Jadi ada beberapa tuntutan dari kami pada saat turun aksi. Dan untuk kampanye pun kami selalu membawa tuntutan itu," paparnya.

Dalam aksi kali ini, para mahasiswa juga meminta tanda tangan masyarakat untuk menggalang dukungan. Sementara selanjutnya, para mahasiswa Trisakti ini juga sudah berencana akan menggelar aksi di depan Istana Negara pada 12 Mei mendatang.

"Ini aksi damai, memperingati hari 12 Mei 1998. Aksi damai ini untuk menarik simpati masyarakat untuk mendukung gerakan kami," tandas Jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Soroti Polisi Terlalu Cepat Masuk ke Sengketa Tanah: Rawan Kriminalisasi Warga

Komnas HAM Soroti Polisi Terlalu Cepat Masuk ke Sengketa Tanah: Rawan Kriminalisasi Warga

News | Senin, 09 Maret 2026 | 14:34 WIB

Vonis Bebas Delpedro Cs, Amnesty International Desak Negara Hentikan Kriminalisasi Terhadap Aktivis

Vonis Bebas Delpedro Cs, Amnesty International Desak Negara Hentikan Kriminalisasi Terhadap Aktivis

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:37 WIB

Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia

Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:53 WIB

Skandal Naturalisasi Malaysia dan Upaya Kriminalisasi Jilid II kepada Indonesia

Skandal Naturalisasi Malaysia dan Upaya Kriminalisasi Jilid II kepada Indonesia

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:11 WIB

Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea

Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:59 WIB

Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:24 WIB

Belajar dari Kasus Laras Faizati: Ketika Berekspresi Dipaksakan Diadili

Belajar dari Kasus Laras Faizati: Ketika Berekspresi Dipaksakan Diadili

Your Say | Senin, 12 Januari 2026 | 15:15 WIB

Kriminalisasi Tawa: Menakar Kebebasan Berekspresi di Balik Kasus Mens Rea

Kriminalisasi Tawa: Menakar Kebebasan Berekspresi di Balik Kasus Mens Rea

Your Say | Senin, 12 Januari 2026 | 15:25 WIB

Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!

Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:52 WIB

Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru

Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB