Korban Kecelakaan Heli, Dubes Burhan Dievakuasi ke Singapura

Siswanto

Senin, 11 Mei 2015 | 12:34 WIB
Korban Kecelakaan Heli, Dubes Burhan Dievakuasi ke Singapura
Ilustrasi helikopter jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan Duta Besar RI untuk Pakistan Burhan Muhammad akan dievakuasi ke salah satu rumah sakit di Singapura, Senin (11/5/2015), untuk mendapatkan perawatan khusus terkait luka bakar yang disebabkan kecelakaan helikopter di wilayah utara pegunungan Gilgit-Baltistan, Pakistan, Jumat pekan lalu.

"Insya Allah, hari ini (Senin), Dubes Burhan akan dievakuasi ke Singapura kita memilih perawatan terbaik untuk beliau," kata Wamen Fachir di Ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Senin (11/5/2015).

Wamen Fachir juga menyebutkan pemerintah Indonesia berterima kasih kepada pemerintah Pakistan atas kerja sama yang baik untuk proses evakuasi tersebut

Terkait alasan pemilihan rumah sakit di Singapura, Fachir mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan pihak dokter dan keluarga.

"Karena beliau memerlukan perawatan khusus, jadi kita rujuk ke Singapura, mereka punya spesialisasi itu," kata dia.

Selain itu, pertimbangan lain untuk memilih Singapura adalah lokasinya yang relatif dekat dengan Indonesia sehingga memudahkan pihak keluarga untuk datang menjenguk Dubes Burhan.

Sementara itu, Fachir mengatakan proses pemulangan jenazah istri Dubes RI untuk Pakistan almarhumah Heri Listyawati Burhan Muhammad yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan helikopter tersebut masih menunggu proses tes DNA yang dilakukan otoritas Pakistan.

"Karena memang ketentuannya harus melalui tes DNA dulu, maka kita harus menunggu," kata dia.

Berdasarkan keterangan dari Direktorat Asia Pasifik dan Afrika, kecelakaan terjadi setelah rombongan berangkat ke daerah utara Pakistan atas undangan acara pengenalan daerah wisata oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Rombongan yang terdiri dari 32 duta besar negara asing beserta pasangan, dan 25 orang lainnya, diberangkatkan menggunakan empat helikopter.

Satu helikopter berpenumpang 17 orang, yakni 11 warga asing termasuk Burhan Muhammad dan Nyonya Heri Listyawati, serta enam warga Pakistan, mengalami kecelakaan pada pukul 11.45 waktu setempat.

Dalam helikopter tersebut, empat orang menjadi korban tewas, yakni istri Dubes RI, istri Dubes Malaysia, Dubes Filipina, dan Dubes Norwegia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Sampaikan Bela Sungkawa Kecelakaan Helikopter di Pakistan

JK Sampaikan Bela Sungkawa Kecelakaan Helikopter di Pakistan

News | Sabtu, 09 Mei 2015 | 19:27 WIB

Keluarga Berharap Jenazah Hery Listyawati Segera Dipulangkan

Keluarga Berharap Jenazah Hery Listyawati Segera Dipulangkan

News | Sabtu, 09 Mei 2015 | 13:36 WIB

Kronologis Kecelakaan Maut Heli  yang Ditumpangi Istri Dubes RI

Kronologis Kecelakaan Maut Heli yang Ditumpangi Istri Dubes RI

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 20:14 WIB

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan, Menlu: Kami Turut Belasungkawa

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan, Menlu: Kami Turut Belasungkawa

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 19:30 WIB

Istri Dubes RI di Pakistan Tewas Bersama Istri Dubes Malaysia

Istri Dubes RI di Pakistan Tewas Bersama Istri Dubes Malaysia

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 18:38 WIB

Terkini

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:59 WIB

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:58 WIB

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:56 WIB

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB