Kondisi Manusia Perahu yang Terdampar di Kuala Langsa

Siswanto

Minggu, 17 Mei 2015 | 16:23 WIB
Kondisi Manusia Perahu yang Terdampar di Kuala Langsa
Ratusan etnis Rohingya dan Bangladesh di tempat penampungan sementara, Kuala Langsa, Provinsi Aceh [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Ratusan etnis Rohingya dan Bangladesh yang kini berada di tempat penampungan sementara di Kuala Langsa, Provinsi Aceh, mulai didata petugas.

Pantauan suara.com, Minggu (17/5/2015), sebelum pendataan dimulai, petugas, baik dari UNHCR, imigrasi, dan kepolisian, terlebih dahulu memisahkan para imigran. Mereka yang dari Bangladesh ditempatkan pada gudang terpisah dengan etnis Rohingya asal Myanmar.

Setelah itu, proses pendataan dilanjutkan dengan membentuk kelompok kecil yang berisi 10 orang. Satu per satu dari setiap kelompok kemudian dipanggil guna memberikan data diri sekaligus cap jempol. Lalu, mereka difoto dengan memegang papan yang bertuliskan nama, usia, dan kewarganegaraan.

Jumlah imigran yang ditampung sebanyak 678 orang, Mereka terdiri dari 448 orang asal Bangladesh. Sedangkan asal Myanmar terdiri 113 lelaki, 63 perempuan, dan 55 anak.

Mereka ditempatkan di gudang-gudang yang berada di dalam komplek pelabuhan Kuala Langsa. Sebagian dari imigran juga didera sakit, seperti diare, luka-luka, dan dehidrasi. Para imigran yang sakit langsung ditangani petugas medis yang berada di lokasi.

Seperti diketahui, Kamis (14/5/2015) sore kemarin, ratusan imigran etnis Rohingya dan Bangladesh ditemukan nelayan tengah terombang ambing di wilayah perairan Aceh Timur. Mereka langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Kuala Langsa pada Jumat (15/5/2015).

Kedatangan mereka menambah jumlah imigran di Aceh Utara. Pada Minggu (11/5/2015), sekitar 600 imigran yang diduga pengungsi Rohingya dari Myanmar berhasil diselamatkan, setelah dua perahu kayu yang mereka tumpangi terdampar di lepas pantai provinsi Aceh Utara.

Pihak berwenang mengatakan kedua perahu itu penuh sesak, yang mengangkut hampir 100 perempuan dan puluhan anak-anak. Kedua perahu itu ditarik ke pantai oleh nelayan setelah kehabisan bahan bakar. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Tujuan Manusia Perahu, Malaysia Takkan Beri Izin Mendarat

Jadi Tujuan Manusia Perahu, Malaysia Takkan Beri Izin Mendarat

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 01:19 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×