'Rumah Aman' Terganggu Sejak Kasus Penelantaran Anak Mencuat

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 19 Mei 2015 | 07:00 WIB
'Rumah Aman' Terganggu Sejak Kasus Penelantaran Anak Mencuat
Polisi dan Komisioner KPAI membawa beberapa anak yang dilantarkan di Cibubur. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - 'Rumah Aman' anak milik lembaga SOS Children's Villages merasa terganggu sejak kasus penelantaran 5 anak yang dilakukan orangtuanya sendiri, Utomo Permono (45) dan Nurindria Sari (42). Kasusnya berlebihan diangkat oleh media.

Direktur SOS Children's Villages, Gregor Hadiyanto Nitihardjo mengatakan banyak pihak yang datang ke 'rumah aman'. Termasuk media TV. Kata dia banyak TV yang mengambil gambar anak-anak korban kekerasan yang menghuni rumah itu.

"Anak-anak punya privasi. Dalam beberapa terakhir ini SOS Children's Villages kenyamanannya merasa terganggu. Terlebih menganggat pribadi anak, anak ini sudah tidak nyaman," jelas Hadi di 'Rumah Aman' SOS Children's Villages di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (18/5/2015) malam.

'Rumah Aman' SOS Children's Villages merupakan tempat perlindungan untuk anak-anak yang mengalami kekerasan. Kelima anak yang ditelantarkan itu termasuk yang menempati 'rumah aman' itu. 'Rumah aman' itu bekerjasama dengan KPAI dalam melindungi anak-anak korban kekerasan.

Hadi bercerita, sejak media sering menghampiri SOS Children's Villages, beberapa anak menampakkan sikap berbeda. Mereka terlihat menjauh. Namun anak itu tidak bicara merasa terganggu.

"Anak-anak nggak berani. Mereka menghargai orang dewasa. Mereka merasa disorot berlebihan. Beberapa anak kalau ada kamera, bersembunyi. Tapi nggak tahu kenapa. Padahal kesehariannya mereka gembira. Tapi ada perubahan. Saya ingin menghintikan ini semua, mari kembali ke kehidupan yang normal," jelas dia.

Hadi cerita, anak-anak tahu apa yang terjadi pada 5 anak yang ditelantarkan itu. "Bukannya mereka tidak tahu, informasi begitu cepat," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ortu Penelantar Anak di Cibubur Positif Pakai Sabu

Ortu Penelantar Anak di Cibubur Positif Pakai Sabu

News | Senin, 18 Mei 2015 | 11:41 WIB

Keluarga Jokowi Diminta Jadi Ikon 'Keluarga Bahagia'

Keluarga Jokowi Diminta Jadi Ikon 'Keluarga Bahagia'

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 16:37 WIB

Hadirkan Ahli Psikologi, Polisi Periksa Kejiwaan Orangtua AD

Hadirkan Ahli Psikologi, Polisi Periksa Kejiwaan Orangtua AD

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 13:41 WIB

Datangi Polda, Sekjen KPAI Rampungkan BAP Kasus Penelantaran Anak

Datangi Polda, Sekjen KPAI Rampungkan BAP Kasus Penelantaran Anak

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 12:22 WIB

Lima Alasan KPAI Tolak PSK Bersertifikat

Lima Alasan KPAI Tolak PSK Bersertifikat

News | Selasa, 28 April 2015 | 20:31 WIB

Pelajar Bintang Iklan 'Bikini Party' Akan Dicari

Pelajar Bintang Iklan 'Bikini Party' Akan Dicari

News | Sabtu, 25 April 2015 | 06:06 WIB

'Bikini Party', Pebisnis Manfaatkan Banyak Pelajar Pakai Twitter

'Bikini Party', Pebisnis Manfaatkan Banyak Pelajar Pakai Twitter

News | Sabtu, 25 April 2015 | 06:03 WIB

3 Fakta Baru 'Bikini Party' Setelah UN di Jakarta

3 Fakta Baru 'Bikini Party' Setelah UN di Jakarta

News | Sabtu, 25 April 2015 | 06:00 WIB

EO 'Bikini Party' Bertemu KPAI Pekan Depan

EO 'Bikini Party' Bertemu KPAI Pekan Depan

News | Jum'at, 24 April 2015 | 17:52 WIB

KPAI: Pelajar yang Terlibat 'Bikini Party' Jangan Dihukum

KPAI: Pelajar yang Terlibat 'Bikini Party' Jangan Dihukum

News | Jum'at, 24 April 2015 | 17:36 WIB

Terkini

The World of Us: Mengkhianati Diri Sendiri Demi Jadi Bagian dari Kelompok

The World of Us: Mengkhianati Diri Sendiri Demi Jadi Bagian dari Kelompok

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lebih Emosional, Fannita Ajak Pendengar Bertukar Posisi Lewat New Version 'Jadi Aku (Sekali Saja)'

Lebih Emosional, Fannita Ajak Pendengar Bertukar Posisi Lewat New Version 'Jadi Aku (Sekali Saja)'

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:14 WIB

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker Hadapi Kabut Asap

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker Hadapi Kabut Asap

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Sport | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:06 WIB

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×