KPAI: Pelajar yang Terlibat 'Bikini Party' Jangan Dihukum

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 24 April 2015 | 17:36 WIB
KPAI: Pelajar yang Terlibat 'Bikini Party' Jangan Dihukum
Suasana jumpa pers KPAI dengan kepala sekolah yang sekolahnya dicatut namanya dalam bikini party. (Pebriansyah Ariefana/suara.com)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta sekolah tidak menghukum muridnya yang terbukti sudah mendaftar mengikuti acara 'Splash After Class' atau Bikini Party yang digelar Divine Production. Acara itu digelar Sabtu (25/4/2015) besok.

Komisioner KPAI Susanto mengatakan pihak sekolah harus melakukan investigasi dalam mencari tahu anak didiknya yang dicurigai sudah mendaftar ke acara itu. Ada puluhan sekolah yang namanya dicatut menjadi pendukung acara yang bertuliskan bikini party itu.

"Sekolah harus berpikir utuh, jangan beri sanksi ke anak," jelas Susanto di Kantor KPAI Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Sebab Susanto mencurigai si anak hanya ikut-ikutan saja. Tanpa tahu materi dan tujuan acara itu.

"Anak-anak ini jadi korban bisnis yah. EO itu yang harus tanggungjawab," papar dia.

Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengungkapkan sudah pelajar SMA yang bersedia membayar untuk mengikuti acara pesta bertajuk 'Splash After Class' di The Hotel and Towers, Jakarta Pusat, yang tadinya akan diselenggarakan pada 25 April 2015. Acara ini kemudian disebut dikenal sebagai pesta bikini karena di undangan acara dicantumkan dress code Bikini Summer Dress.

Informasi adanya pelajar putri yang sudah membayar ke panitia acara diketahui dari Twitter. Erinda menambahkan sudah ada ratusan pelajar yang mendaftar ke panitia melalui media sosial.

Pesta tersebut diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK di Jakarta dan Bekasi dalam rangka merayakan kelulusan ujian nasional. Belakangan, penyelenggara acara meminta maaf kepada sejumlah sekolah di Jakarta dan Bekasi, yang namanya tercantum dalam undangan dan beredar di beberapa media sosial.

Penyelenggara juga menjelaskan jika dress code asli dalam acara yang rencananya digelar tanggal 25 April 2015 tersebut adalah Summer Dress, semacam gaun-gaun santai dengan tema Pool Party dan bukan bikini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekolah Rencana Gugat EO 'Bikini Party'

Sekolah Rencana Gugat EO 'Bikini Party'

News | Jum'at, 24 April 2015 | 17:17 WIB

KPAI Curigai 'Bikini Party' Sering Digelar di Jakarta

KPAI Curigai 'Bikini Party' Sering Digelar di Jakarta

News | Jum'at, 24 April 2015 | 16:47 WIB

SMAN 31 Jaktim Bantah Pelajarnya Akan Ikut Pesta Bikini

SMAN 31 Jaktim Bantah Pelajarnya Akan Ikut Pesta Bikini

News | Kamis, 23 April 2015 | 17:13 WIB

Banyak Dikritik, Alasan Pihak Hotel Batalkan Pesta Bikini Pelajar

Banyak Dikritik, Alasan Pihak Hotel Batalkan Pesta Bikini Pelajar

News | Kamis, 23 April 2015 | 16:56 WIB

KPAI: Pesta Bikini Bisa Mengarah ke Seks Bebas

KPAI: Pesta Bikini Bisa Mengarah ke Seks Bebas

News | Kamis, 23 April 2015 | 16:53 WIB

KPAI Minta Mabes Polri Bantu Tangani Kasus ABG Bogor

KPAI Minta Mabes Polri Bantu Tangani Kasus ABG Bogor

News | Selasa, 07 April 2015 | 10:57 WIB

ABG Bogor Korban Perdagangan Anak Siap Bantu Polisi

ABG Bogor Korban Perdagangan Anak Siap Bantu Polisi

News | Kamis, 02 April 2015 | 21:01 WIB

Akhirnya, Polsek Kelapa Gading Cabut Status Tersangka ABG Bogor

Akhirnya, Polsek Kelapa Gading Cabut Status Tersangka ABG Bogor

News | Kamis, 02 April 2015 | 20:32 WIB

KPAI Jadikan Kasus ABG Bogor sebagai Pembuka Kasus Lain

KPAI Jadikan Kasus ABG Bogor sebagai Pembuka Kasus Lain

News | Kamis, 02 April 2015 | 18:35 WIB

Anak Dipekerjakan di Diskotek, LBH Jakarta Minta Ahok Bertindak

Anak Dipekerjakan di Diskotek, LBH Jakarta Minta Ahok Bertindak

News | Kamis, 02 April 2015 | 17:47 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB