Lima Alasan KPAI Tolak PSK Bersertifikat

Ririn Indriani

Selasa, 28 April 2015 | 20:31 WIB
Lima Alasan KPAI Tolak PSK Bersertifikat
Ilustrasi razia prostitusi. (Shutterstock/Fisun Ivan)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memiliki lima alasan untuk menentang ide Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berencana memberi sertifikat bagi pekerja seks komersial .

"Ada lima potensi masalah terhadap anak jika rencana melegalkan dan sertifikasi PSK direalisasikan," kata Komisioner KPAI, Susanto di Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Pertama, anak usia sekolah dan remaja berpotensi menjadi korban jaringan bisnis PSK. Alasannya, anak dengan usia muda seringkali menjadi pilihan para pengguna jasa PSK.

Kedua, anak dari ibu yang berprofesi sebagai PSK bisa jadi memiliki pandangan bahwa PSK dianggap sebagai "profesi positif", terlebih pemerintah juga melegalkan.

"Karena dilegalkan, berarti profesi itu dilindungi dan diakui oleh negara," kata dia.

Alasan selanjutnya, kata Susanto, anak dari ibu yang berprofesi PSK berpotensi mendapat label sebagai "anak PSK".

Padahal, menurut dia, anak sejatinya tidak berdosa. Karena profesi ibu, anak terkena dampaknya.

Alasan berikutnya, legalisasi PSK itu hanya akan menjadi media promosi tentang profesi pemuas hidung belang.

"Bisa jadi sebagian anak akan terinspirasi berprofesi atau bercita-cita demikian. Jika ini terjadi, generasi kita dalam kondisi bahaya," katanya.

Terakhir, Susanto mengkhawatirkan dampak psikis dan sosial bagi anak yang tumbuh di lingkungan PSK.

Menurut dia, anak anak yang tumbuh dari keluarga dan lingkungan PSK akan kurang berkembang dengan optimal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelajar Bintang Iklan 'Bikini Party' Akan Dicari

Pelajar Bintang Iklan 'Bikini Party' Akan Dicari

News | Sabtu, 25 April 2015 | 06:06 WIB

'Bikini Party', Pebisnis Manfaatkan Banyak Pelajar Pakai Twitter

'Bikini Party', Pebisnis Manfaatkan Banyak Pelajar Pakai Twitter

News | Sabtu, 25 April 2015 | 06:03 WIB

3 Fakta Baru 'Bikini Party' Setelah UN di Jakarta

3 Fakta Baru 'Bikini Party' Setelah UN di Jakarta

News | Sabtu, 25 April 2015 | 06:00 WIB

EO 'Bikini Party' Bertemu KPAI Pekan Depan

EO 'Bikini Party' Bertemu KPAI Pekan Depan

News | Jum'at, 24 April 2015 | 17:52 WIB

Terkini

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

×