DPR: ASEAN Bisa Panggil Myanmar Selesaikan Pengungsi Rohingya

Siswanto

Rabu, 20 Mei 2015 | 06:18 WIB
DPR: ASEAN Bisa Panggil Myanmar Selesaikan Pengungsi Rohingya
Pengungsi Rohingya di Kuala Langsa, Aceh [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR Jazuli Juwaini mengaku prihatin dengan kondisi pengungsi Rohingya yang sekarang terdampar di Kuala Langsa, Aceh. Jazuli menyatakan bahwa rasa kemanusiaan harus dikedepankan dalam kasus ini.

"Kita sangat prihatin dan bersedih masih ada saudara-saudara kita yang terbuang dari negaranya. Atas nama kemanusiaan dan hak asasi manusia yang dijunjung tinggi oleh konstitusi (UUD 1945) serta posisi strategis kita sudah seharusnya Indonesia mengambil peran, dan respon Pemerintah yang utama adalah memberikan bantuan dan pertolongan,” kata Jazuli, Selasa (19/5/2015).

Dia mengapresiasi Kementerian Luar Negeri yang dengan tegas menyatakan tidak akan mengusir pengungsi Rohingya dan memberikan bantuan kemanusiaan.

Jazuli juga mengapresiasi rasa kemanusiaan warga Aceh yang beberapa waktu lalu turut membantu menyelamatkan 790 pengungsi Rohingya yang terdampar di perairan Aceh.

Ketua DPP PKS ini menyitir karakter bangsa yang dirumuskan secara tepat oleh pendiri bangsa dalam sila-sila Pancasila, terutama sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

“Saya kira rasa kemanusiaan yang ditampilkan bangsa ini adalah bentuk ekspresi karakter bangsa yang berketuhanan, bahwa semua manusia adalah ciptaan Tuhan yang harus dihargai dan dijaga hak-hak kemanusiaannya. Inilah kebanggaan (dignity) kita sebagai bangsa, apalagi kita mendengar negara lain menolak para pengungsi ini," kata Jazuli.

Jazuli menyatakan bahwa kunci penyelesaian pengungsi Rohingya ada di negara asalnya, Myanmar.

Warga muslim Rohingya yang tertindas di negerinya sendiri, menurut Jazuli, sudah menjadi perhatian dunia internasional. Sebagai sesama negara anggota ASEAN, Indonesia harus mendorong ASEAN untuk mendesak Pemerintah Myanmar menyelesaikan masalah internal negara serta tidak melakukan tindakan diskriminatif terhadap etnis Rohingya atas nama kemanusiaan dan HAM.

“ASEAN bisa melakukan sidang darurat dan memanggil Myanmar untuk membahas dan mencari solusi masalah ini,” kata Jazuli.

Jazuli mengusulkan dibentuknya Koalisi Kemanusiaan Internasional untuk Rohingya.

“Jika Pemerintah Myanmar tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah internalnya, maka sudah saatnya diperlukan intervensi dari negara-negara lain, utamanya negara-negara ASEAN. Saya usulkan semacam koalisi kemanusiaan internasional untuk Rohingya," kata Jazuli.

Hal ini, menurut Jazuli, bukan tanpa alasan mengingat ekses kemanusiaan sudah menjadi masalah negara-negara lain, seperti kasus pengungsi yang terdampar. Menurut lembaga urusan pengungsi PBB, UNHCR, masih ada ribuan pengungsi yang terkatung-katung di perairan Asia Tenggara.

Selama beberapa hari terakhir, lebih dari 2.000 pengungsi asal Myanmar dan Bangladesh mendarat di Malaysia dan Indonesia. PBB mengimbau negara-negara Asia Tenggara, terutama Thailand, Malaysia, dan Indonesia agar menaati aturan internasional kelautan dan menyelamatkan pengungsi yang terancam tenggelam atau kelaparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Protes Nasib Muslim Rohingya: PKS: Tarik Dubes RI di Myanmar

Protes Nasib Muslim Rohingya: PKS: Tarik Dubes RI di Myanmar

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 18:15 WIB

Pengungsi Rohingya: Alhamdulillah, Indonesia Bantu, Alhamdulillah

Pengungsi Rohingya: Alhamdulillah, Indonesia Bantu, Alhamdulillah

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 16:54 WIB

Warga Rohingya: Saya Ingin Nangis, Tapi Takut Dipukul

Warga Rohingya: Saya Ingin Nangis, Tapi Takut Dipukul

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 15:29 WIB

Cerita Etnis Rohingya di Nepal Lebih Beruntung

Cerita Etnis Rohingya di Nepal Lebih Beruntung

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 14:31 WIB

Terombang Ambing di Laut, Mereka Saling Berebut Makanan

Terombang Ambing di Laut, Mereka Saling Berebut Makanan

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:55 WIB

Terkini

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:10 WIB

KPU Sebut Permohonan Denny Indrayana Cs Soal Ijazah Gibran Tak Penuhi Syarat PHPU

KPU Sebut Permohonan Denny Indrayana Cs Soal Ijazah Gibran Tak Penuhi Syarat PHPU

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:09 WIB

Bosan dengan Rutinitas? Festival Spesial Ini Ajak Kamu Bahagia Tanpa Perlu Tunggu Momen Besar

Bosan dengan Rutinitas? Festival Spesial Ini Ajak Kamu Bahagia Tanpa Perlu Tunggu Momen Besar

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:07 WIB

Ganasnya DNA Balap Honda CBR, Dari Masalah Teknis hingga Dominasi ART di Mandalika Racing Series

Ganasnya DNA Balap Honda CBR, Dari Masalah Teknis hingga Dominasi ART di Mandalika Racing Series

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 20:07 WIB

Tangkis Gugatan Denny Indrayana Cs, KPU Sebut PHPU Syarat Pendidikan Gibran Kedaluwarsa 905 Hari

Tangkis Gugatan Denny Indrayana Cs, KPU Sebut PHPU Syarat Pendidikan Gibran Kedaluwarsa 905 Hari

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:04 WIB

Kisah Sudarmono Datang ke Job Fair Carikan Kerja untuk Anak

Kisah Sudarmono Datang ke Job Fair Carikan Kerja untuk Anak

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:04 WIB

×