Terombang Ambing di Laut, Mereka Saling Berebut Makanan

Siswanto

Selasa, 19 Mei 2015 | 13:55 WIB
Terombang Ambing di Laut, Mereka Saling Berebut Makanan
Anak-anak etnis Rohingya di Kuala Langsa [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Akhir pekan lalu, sebanyak 678 imigran etnis Rohingya dan Bangladesh terombang-ambing di lautan Aceh. Nyawa mereka nyaris tak tertolong. Untung, mereka segera diselamatkan oleh para nelayan ke Kuala Langsa. 

Wartawan suara.com meliput para imigran di lokasi penampungan mereka. Tulisan disajikan secara berseri. Berikut ini adalah petikan hasil wawancara dengan imigran, lanjutan dari tulisan sebelumnya berjudul Cerita Nelayan Selamatkan Pengungsi Rohingya Nyaris Tenggelam.

Muhammad Thoyyub (25), warga Myanmar yang menjadi pengungsi di Bangladesh, mengatakan ia dan teman-temannya sebelumnya diselamatkan nelayan Aceh, terombang-ambing di lautan selama kurang lebih tiga bulan.

Lalu, Thoyyub bercerita tentang pengalamannya selama ini. Warga Myanmar maupun Bangladesh mendapat perlakuan yang sama dari setiap tekong yang membawa mereka.

Mereka dipindahkan dari boat kecil menuju boat medium dan boat besar. Setiap perjalanan menuju perbatasan atau ke boat penerima selanjutnya, katanya, memakan waktu selama 22 hari, bahkan lebih.

"Dari yang kecil-kecil muat 30 orang, kita dipindahkan ke medium boat yang muat 300-an orang. Mereka selalu pindahkan kita jelang pagi," ujar Thoyyub.

Perpindahan itu, kata dia, menjadi awal mula terjadinya percampuran antara etnis Rohingya dan Bangladesh.

Sekitar 300-an orang di dalam boat medium, kemudian dibawa menuju kapal besar berbendara Thailand. Ada sekitar empat buah boat besar di sana.

"Oleh kapten kita disuruh pindah ke boat itu. dan kembali melanjutkan perjalanan. Tapi jelang satu bulan 25 hari, kita tidak tiba di negara yang dijanjikan agen," katanya.

Destinasi utama setiap pengungsi, kata dia, adalah negara Malaysia, Thailand, dan Australia. Thoyyub sendiri dijanjikan oleh seorang Dalal (agen Bangladesh), untuk bekerja di sebuah pabrik elektronik di negeri jiran.

"Kata dia gaji besar dengan Ringgit. Tapi ternyata kita mendapat perlakuan tak sesuai janji," ujarnya.

Kata Thoyyub, setelah perpindahan kedua orang-orang semakin banyak. Ada sekitar 700 manusia berkumpul.

Bahkan untuk bergerak di dalam kapal begitu susah. Mereka juga mendapat perlakuan tak adil dari ABK dan kapten kapal. Mereka tidak diberi makanan, minuman. Tapi, mereka diperas dan dipukul.

"Tak ada makanan, tak ada minuman. Kalaupun ada itu sedikit dan diperebutkan," katanya.

Sekian lama menunggu lama di laut, kata dia, kejadian janggal kembali terjadi. Para tekong, kapten, dan ABK kapal dijemput oleh sebuah speed boat dan segera meninggalkan boat. Kapal pun kemudian tak memiliki kapten lagi. Sementara orang-orang di dalam semakin gaduh, panik bukan main.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Nelayan Selamatkan Pengungsi Rohingya Nyaris Tenggelam

Cerita Nelayan Selamatkan Pengungsi Rohingya Nyaris Tenggelam

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:22 WIB

JK Klaim Indonesia Sudah Bantu Pengungsi Rohingya

JK Klaim Indonesia Sudah Bantu Pengungsi Rohingya

News | Senin, 18 Mei 2015 | 16:31 WIB

Tiga Negara Akan Bertemu Pecahkan Masalah Pengungsi Rohingya

Tiga Negara Akan Bertemu Pecahkan Masalah Pengungsi Rohingya

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 15:33 WIB

Terkini

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB