MUI dan Walubi Bergandengan Bantu Pengungsi Rohingya

Liberty Jemadu

Rabu, 20 Mei 2015 | 23:45 WIB
MUI dan Walubi Bergandengan Bantu Pengungsi Rohingya
Lokasi penampungan sementara warga etnis Rohingya di Kuala Langsa, Aceh, Selasa (19/5) [Antara].

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia bersinergi untuk membantu sebanyak 600 pengungsi Rohingya yang kini terdampar di Aceh dan Sumatera Utara.

"Kami dari dua perhimpunan agama di Indonesia bertekad untuk membantu penampungan para pengungsi dengan menyerahkan bantuan logistik agar bisa digunakan langsung di Aceh dan Sumatera Utara," kata Ketua Bidang Kerukunan Antarumat Beragama MUI Selamet Effendi Yusuf saat jumpa pers pernyataan sikap bersama MUI dan Walubi di Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Selamet mengatakan bantuan logistik kemanusiaan, seperti pakaian, selimut dan makanan kaleng secepatnya akan diserahkan di penampungan pengungsi, salah satunya di desa Kuala Cangkoi, Lapang yang berjarak 300 meter dari Banda Aceh.

Dalam pernyataan sikap dari MUI dan Walubi, kedua perhimpunan meminta Palang Merah Indonesia untuk mengerahkan bantuan kemanusiaan dan merawat para pengungsi yang sebelumnya terdampar di perairan Pangkalan Susu, Langkat, Sumatra Utara.

MUI dan Walubi juga meminta agar pemerintah Indonesia berdiplomasi dengan negara-negara di kawasan ASEAN, terutama Malaysia dan Thailand untuk menyelesaikan masalah pengungsi muslim Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh tersebut.

Menurut Selamet, Myanmar dapat mengambil langkah fundamental terkait status kewarganegaraan etnis Rohingya yang tidak diakui di negara tersebut.

"Myanmar bisa mengadopsi prinsip-prinsip dasar kewarganegaraan yang tidak rasialis dan diskriminatif sehingga tidak terjadi eksodus besar-besaran dan mengalirnya manusai perahu terus-menerus," kata Selamet.

Sementara itu, pelaksana tugas Ketua Umum Walubi Arief Harsono mengimbau agar masyarakat Indonesia dari berbagai agama tidak terprovokasi dengan isu diskriminasi agama dan etnis.

"Kami tidak ingin (diskriminasi) yang terjadi di Myanmar menyebabkan hubungan Islam dan Buddha renggang karena sesungguhnya Buddha di Myanmar sangat berbeda dengan di Indonesia," kata Arief.

Arief menilai permasalahan warga Rohingya di Myanmar sesungguhnya bukan berakar dari perbedaan agama, namun dari minoritas etnis tersebut yang berakumulasi pada masalah sosial dan kriminal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemandangan Senja di Pengungsian Etnis Rohingya di Kuala Langsa

Pemandangan Senja di Pengungsian Etnis Rohingya di Kuala Langsa

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 19:54 WIB

Indonesia-Malaysia Bantu Rohingya, Thailand Menolak

Indonesia-Malaysia Bantu Rohingya, Thailand Menolak

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 15:56 WIB

Tangani Pengungsi Rohingya, Aceh Hanya Punya Dana Rp1 Miliar

Tangani Pengungsi Rohingya, Aceh Hanya Punya Dana Rp1 Miliar

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 15:22 WIB

29 Imigran yang Baru Tiba di Aceh Timur Dilarikan ke Rumah Sakit

29 Imigran yang Baru Tiba di Aceh Timur Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 15:19 WIB

Tangani Pengungsi Rohingya, PBB Didesak Tekan Myanmar

Tangani Pengungsi Rohingya, PBB Didesak Tekan Myanmar

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 13:09 WIB

Nelayan Aceh Temukan Lagi 433 Manusia Perahu

Nelayan Aceh Temukan Lagi 433 Manusia Perahu

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 12:45 WIB

Pengungsi Rohingya di Aceh

Pengungsi Rohingya di Aceh

Foto | Rabu, 20 Mei 2015 | 11:20 WIB

DPR: ASEAN Bisa Panggil Myanmar Selesaikan Pengungsi Rohingya

DPR: ASEAN Bisa Panggil Myanmar Selesaikan Pengungsi Rohingya

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 06:18 WIB

Jadi Yatim, Anak Rohingya Ini Diasuh Tukang Sampah

Jadi Yatim, Anak Rohingya Ini Diasuh Tukang Sampah

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:06 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

×