Jadi Yatim, Anak Rohingya Ini Diasuh Tukang Sampah

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Mei 2015 | 07:00 WIB
Jadi Yatim, Anak Rohingya Ini Diasuh Tukang Sampah
Anak-anak etnis Rohingya di Kuala Langsa [suara.com/Alfiansyah Ocxie]

Suara.com - Mohamad Ajis, anak yang dilahirkan dari rahim etnis Rohingya kini sebatang kara. Dia dalam pelarian dari Myanmar menuju Malaysia.

Ajis melarikan diri dari Myanmar bersama ibunya sebulan lalu. Pelarian itu melewati hutan di perbatasan Thailand-Malaysia. Tepatnya pelarian dari Teluk Benggala di laut Andaman ke Thailand selatan

Di sana sang ibu tewas karena tak bisa menahan alam hutan yang dingin dan banyak nyamuk. Kaki ibu anak berusia 4 tahun itu bengkak. Sang ibu tewas dan jenazahnya dikuburkan di hutan.

Cerita Ajis didengar seorang perempuan keturunan Rohingya di Malaysia, Fatimah Hamid. Seorang agen penyelundup rombongan orangtua Ajis melepaskan anak laki-laki itu.

Fatimah memberikan 2.000 ringgit kepada seorang penyelundup itu. Ajis pun dibawa Fatimah ke kantor badan pengungsi PBB di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur. Kini Ajis memanggil Fatimah, 'ibu'. Fatimah berniat ingin mengadopsi Ajis.

"Ibunya meninggal karena kakinya bengkak dan cuaca di hutan terlalu dingin untuknya. Aku mendengar dari seseorang tentang anak ini yang kehilangan ibunya. Aku merasa kasihan padanya dan memutuskan untuk membawa dia dan menjaganya. Ini cukup bagi saya bahwa sekarang dia memanggil saya ibu," kata Fatimah.

Sampai saat ini, UNHCR mempunyai 150.000 pengungsi. Sebanyak 90 dari mereka berasal dari Myanmar. Mereka dalam perawatan.

Sami Fatimah Hamid, Hussein bekerja sebagai pengumpul sampah di Dinas Kebersihan Kuala Lumpur.

"Saya telah mengatakan kepada kerabat suami saya di Myanmar untuk tidak datang ke sini. Karena itu berarti bunuh diri. Begitu banyak orang telah meninggal, dibunuh atau terluka. Itu terbaik untuk tidak datang sekarang," kata Fatimah. (CNA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengungsi Rohingya: Alhamdulillah, Indonesia Bantu, Alhamdulillah

Pengungsi Rohingya: Alhamdulillah, Indonesia Bantu, Alhamdulillah

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 16:54 WIB

Warga Rohingya: Saya Ingin Nangis, Tapi Takut Dipukul

Warga Rohingya: Saya Ingin Nangis, Tapi Takut Dipukul

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 15:29 WIB

Cerita Etnis Rohingya di Nepal Lebih Beruntung

Cerita Etnis Rohingya di Nepal Lebih Beruntung

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 14:31 WIB

Terombang Ambing di Laut, Mereka Saling Berebut Makanan

Terombang Ambing di Laut, Mereka Saling Berebut Makanan

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:55 WIB

Cerita Nelayan Selamatkan Pengungsi Rohingya Nyaris Tenggelam

Cerita Nelayan Selamatkan Pengungsi Rohingya Nyaris Tenggelam

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 13:22 WIB

JK Klaim Indonesia Sudah Bantu Pengungsi Rohingya

JK Klaim Indonesia Sudah Bantu Pengungsi Rohingya

News | Senin, 18 Mei 2015 | 16:31 WIB

Rohingya Mengungsi di Indonesia, Ini Kata Myanmar

Rohingya Mengungsi di Indonesia, Ini Kata Myanmar

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 17:43 WIB

Kondisi Manusia Perahu yang Terdampar di Kuala Langsa

Kondisi Manusia Perahu yang Terdampar di Kuala Langsa

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 16:23 WIB

Tiga Negara Akan Bertemu Pecahkan Masalah Pengungsi Rohingya

Tiga Negara Akan Bertemu Pecahkan Masalah Pengungsi Rohingya

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 15:33 WIB

TNI Bantah Sengaja Halau Kapal Pengungsi Rohingya

TNI Bantah Sengaja Halau Kapal Pengungsi Rohingya

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 20:52 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

×