Kalah di Praperadilan, Jaksa Agung: KPK Bisa Buka Penyidikan Lagi

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 28 Mei 2015 | 13:49 WIB
Kalah di Praperadilan, Jaksa Agung: KPK Bisa Buka Penyidikan Lagi
Jaksa Agung HM. Prasetyo. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Jaksa Agung M Prasetyo menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa membuka penyidikan baru dari tersangka korupsi yang statusnya dibatalkan sidang praperadilan. KPK perlu ajukan bukti baru.

Sebab sebelumnya, para tersangka dugaan kasus korupsi makin banyak yang mengajukan gugatan praperadilan pengadilan. Hal itu menyusul paska Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Sarpin Rizaldi ‎memenangkan Komjen Pol Budi Gunawan dalam sidang praperadilan melawan Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu lalu.

Para terduga koruptor itu menggugat status penetapan tersangka mereka oleh KPK. Baru-baru ini, KPK juga kalah lagi di sidang praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diajukan oleh bekas Dirjen Pajak Hadi Poernomo.

"Untuk KPK masih bisa melakukan penyidikan lagi jika punya bukti. Ini kan kasus belum ke Pengadilan, sehingga jika punya bukti yang cukup dan kuat, penyidikan masih bisa dilakukan. Jadi bukan berarti kemudian tak bisa berbuat apa-apa stelah (kalah) praperadilan," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Kamis (28/5/2015).

Prasetyo menilai pembatalan status tersangka korupsi oleh sidang praperadilan merupakan fenomena baru. Menurutnya penegak hukum seperti Kejaksaan, Polri dan KPK harus lebih hati-hati dalam menangani perkara.

"Fenomena baru seperti itu, kami tidak bisa menentukan pilihan lain selain hati-hati. ‎Harus cermat dan proporsional dalam menangani perkara. Kumpulin dulu bukti-buktinya, sehingga dengan demikian ada gugatan apapun harus bisa dihadapi," kata Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Tanggapi Statement Kabareskrim Soal Penyidik Non Polri

KPK Tanggapi Statement Kabareskrim Soal Penyidik Non Polri

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 13:40 WIB

KPK Tetap Lanjutkan Periksa Mantan Direktur Pertamina Suroso

KPK Tetap Lanjutkan Periksa Mantan Direktur Pertamina Suroso

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 12:20 WIB

Hadi Poernomo Kalahkan KPK, Ini Tanggapan Kabareskrim

Hadi Poernomo Kalahkan KPK, Ini Tanggapan Kabareskrim

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 12:13 WIB

Ini 14 Orang Tersangka Skandal FIFA

Ini 14 Orang Tersangka Skandal FIFA

Bola | Kamis, 28 Mei 2015 | 04:21 WIB

Skandal Korupsi, 11 Orang Terkena Sanksi FIFA

Skandal Korupsi, 11 Orang Terkena Sanksi FIFA

Bola | Kamis, 28 Mei 2015 | 02:58 WIB

FIFA Diguncang Skandal Suap, Ini Pernyataan Blatter

FIFA Diguncang Skandal Suap, Ini Pernyataan Blatter

Bola | Kamis, 28 Mei 2015 | 02:39 WIB

UEFA: Perubahan Kepemimpinan FIFA Sudah Mendesak

UEFA: Perubahan Kepemimpinan FIFA Sudah Mendesak

Bola | Kamis, 28 Mei 2015 | 02:19 WIB

Jaksa Agung AS: Bertahun-tahun Petinggi FIFA Terima Suap

Jaksa Agung AS: Bertahun-tahun Petinggi FIFA Terima Suap

Bola | Rabu, 27 Mei 2015 | 22:26 WIB

Ini 7 Pejabat FIFA yang Ditangkap

Ini 7 Pejabat FIFA yang Ditangkap

Bola | Rabu, 27 Mei 2015 | 22:05 WIB

Eks Dirjen Migas Kementerian ESDM Bungkam Usai Diperiksa Polisi

Eks Dirjen Migas Kementerian ESDM Bungkam Usai Diperiksa Polisi

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 19:22 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB