Ahok: Pak Syarief Anggota Terhormat Enggak Mengerti Perda

Liberty Jemadu

Jum'at, 29 Mei 2015 | 13:24 WIB
Ahok: Pak Syarief Anggota Terhormat Enggak Mengerti Perda
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara resmi membuka pusat jajanan kuliner Lenggang Jakarta di kawasan IRTI Monas Jakarta, Jumat (22/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta hanya sedang melakukan manuver politik dengan memanfaatkan para pedagang kaki lima di Monas.

Kritik itu disampaikan Ahok, sapaan akrab Gubernur, setelah anggota DPRD DKI dari Partai Gerindra, Syarif, menghampiri para PKL tak tertampung di Lenggang Jakarta, kantin milik Pemda DKI di kawasan Monas.

Lenggang Jakarta sendiri adalah kantin yang didirikan khusus untuk pedagang oleh Pemda DKI Jakarta. Kantin itu diresmikan oleh Ahok pada 22 Mei kemarin dan menampung lebih dari 300 pedagang yang sebelumnya beraktivitas liar di sekitar Monas.

"Itu kan main politik. Anggota DPRD kan lucu," ketus Ahok di kantornya di Balai Kota Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Ia menuding Syarif tak paham peraturan daerah DKI Jakarta yang menyatakan bahwa Monas adalah ring satu, dekat dengan banyak objek vital negara, dan karenanya PKL dilarang berjualan dalam kawasan itu. Ironisnya Perda DKI  Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum itu disahkan oleh DPRD.

"Cabut dulu dong perdanya, yang mengatakan Monas adalah ring satu, jadi enggak boleh berjualan," sindir Ahok.

"Jadi anggota DPRD ngomong aja, itu Pak Syarif anggota terhormat kayak begitu, enggak mengerti Perda. Iya kan? Ini kan lucu. Dia mau  dapat nama. Cabut dong, yang ketok palu perda kan kalian (DPRD DKI).  Bukan zaman saya," tegas Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga menilai pedagang yang mengais rezeki di kawasan Monas kebanyakan bukan warga asli DKI.

"Kami ada nama binaan PKL lokal. Ada nama-namanya. Coba yang datang dicek, namanya sama atau enggak. Coba kalo dicek, KTP Madura lebih banyak," tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Penghapusan Camat Tak Bisa Dilakukan Segera

Ahok: Penghapusan Camat Tak Bisa Dilakukan Segera

News | Jum'at, 29 Mei 2015 | 10:18 WIB

Ahok: Camat Nggak Perlu Ada

Ahok: Camat Nggak Perlu Ada

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 18:00 WIB

TNI Bisa Jadi Pejabat di Pemprov DKI, Syaratnya Harus Pensiun

TNI Bisa Jadi Pejabat di Pemprov DKI, Syaratnya Harus Pensiun

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 16:57 WIB

Terminal Rawamangun Bermasalah, Ahok Siap Gugat Konsultan

Terminal Rawamangun Bermasalah, Ahok Siap Gugat Konsultan

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 14:46 WIB

Ahok Biarkan Korban Penggusuran Protes Sampai Bangun Tenda

Ahok Biarkan Korban Penggusuran Protes Sampai Bangun Tenda

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 12:09 WIB

Kembali Tertibkan PKL, Ahok: Kita Bukan Menggusur

Kembali Tertibkan PKL, Ahok: Kita Bukan Menggusur

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 11:43 WIB

Ahok Akan Pecat PNS Berijazah Palsu

Ahok Akan Pecat PNS Berijazah Palsu

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 11:17 WIB

Antisipasi Tak Jadi Gubernur Lagi, Ahok Ingin Kerja Tuntas

Antisipasi Tak Jadi Gubernur Lagi, Ahok Ingin Kerja Tuntas

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 18:51 WIB

Ahok Buka Pintu Partai yang Ingin Mengusungnya di Pilgub 2017

Ahok Buka Pintu Partai yang Ingin Mengusungnya di Pilgub 2017

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 18:41 WIB

JK Sindir Lulung dan UPS Saat Ingatkan Ahok Soal Penggunaan APBD

JK Sindir Lulung dan UPS Saat Ingatkan Ahok Soal Penggunaan APBD

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 18:20 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB