Anggota Kopassus Berkelahi dengan TNI AU, DPR: Doktrin Lemah

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2015 | 10:36 WIB
Anggota Kopassus Berkelahi dengan TNI AU, DPR: Doktrin Lemah
Jenazah Serma Zulkifli, anggota TNI AU yang dikeroyok di Sukoharjo, Jawa Tengah [suara.com/Wita Ayodhyaputri)

Suara.com - Anggota Komisi I dari Fraksi PKS Sukamta menilai perkelahian antara anggota Kopassus dan TNI AU di Kafe Bimo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/6/2015) lalu, lantaran kurang doktrin persatuan antara tiga matra, TNI AD, TNI AU, dan TNI AL. Akibat perkelahian, anggota TNI AU Sersan Mayor Zulkifli meninggal dunia.

"Saya sangat menyayangkan peristiwa seperti ini terus berulang terjadi. Doktrin TNI Tri Dharma Eka Karma harus terus disosialisaikan dan ditanamkan dalam jiwa setiap prajurit TNI. Doktrin tersebut kan mempunyai spirit persatuan antara tiga matra. Dengan doktrin seperti ini harusnya konflik-konflik antar oknum matra tidak lagi terjadi," kata Sukamta, Rabu (3/6/201).

Menurut Sukamta sekarang ini perang tidak melulu terjadi secara simetris atau konvensional. Perang sekarang, kata dia, terjadi secara asimetris (assymetrics warfare) dan proksi (proxy warfare).

Perang asimetris, kata Sukamta, bersifat soft karena tidak hanya mencakup perang secara militer, namun mencakup delapan dimensi kehidupan yang sering disebut, misalnya astagrata, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Sukamta menambahkan dengan tantangan yang berat seperti sekarang, spirit doktrin TNI Tri Dharma Eka Karma harus benar-benar ditanamkan.

"Latihan gabungan antarmatra sepertinya mesti lebih digalakkan lagi," katanya.

Selain itu, kata dia, juga perlu digalakkan kegiatan-kegiatan antarmatra yang sifatnya nonmiliter, seperti bakti sosial, olah raga persahabatan, silaturahmi, dan pembinaan agama.

"Hal ini mudah-mudahan bisa meminimalisasi peluang konflik oknum tentara. Dan lebih jauhnya lagi kita harapkan terjadi harmoni, sinergi dan persatuan TNI tanpa memandang sekat 3 matra," ujar Sukamta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengeroyokan di Kafe, Ini Penjelasan Kadispen TNI AD

Pengeroyokan di Kafe, Ini Penjelasan Kadispen TNI AD

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 09:59 WIB

Kopassus Beri Santunan 100 Juta ke Keluarga Korban Pengeroyokan

Kopassus Beri Santunan 100 Juta ke Keluarga Korban Pengeroyokan

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 22:46 WIB

Anggota TNI Tewas Dikeroyok di Kafe, Kopassus Siap Tanggungjawab

Anggota TNI Tewas Dikeroyok di Kafe, Kopassus Siap Tanggungjawab

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 21:00 WIB

Anggota TNI AU yang Tewas Dikeroyok Memiliki Seorang Anak

Anggota TNI AU yang Tewas Dikeroyok Memiliki Seorang Anak

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 20:50 WIB

Kopassus Akui Anggotanya Terlibat Pengeroyokan Anggota TNI AU

Kopassus Akui Anggotanya Terlibat Pengeroyokan Anggota TNI AU

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 17:50 WIB

Terkini

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB