Tutup Kampus, Menristekdikti Dikecam Alumnus STIE Adhy Niaga

Ardi Mandiri | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2015 | 20:38 WIB
Tutup Kampus, Menristekdikti Dikecam Alumnus STIE Adhy Niaga
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Sejumlah alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga Kota Bekasi, Jawa Barat, mengecam keputusan sepihak Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir yang membekukan kampus mereka.

"Semestinya menteri melakukan investigasi terlebih dulu untuk mencari tahu kebenaran perihal isu jual beli ijazah palsu, karena saya dapatkan ijazah dari kampus ini melalui proses kuliah," kata salah satu alumnus STIE Adhy Niaga, Rian Hidayawan (22), di Bekasi, Rabu.

Kedatangannya ke kampus di Jalan Jenderal Sudirman tersebut untuk pengurusan legalisir ijazah sesuai imbauan yang diterbitkan pihak kampus tertanggal 22 Mei 2015.

Legalisir dan pengecekan ijazah wajib dilakukan oleh seluruh alumnus pascasidak yang dilakukan Menristek Dikti M Nasir ke kampus tersebut demi keperluan pengecekan isu jual beli ijazah.

"Alumni harus menyerahkan ijazah asli dan fotokopinya sebanyak tiga lembar, transkrip nilai asli dan fotokopinya tiga lembar, Kartu Tanda Penduduk serta kartu mahasiswa," katanya.

Rian menambahkan, semestinya Menristek Dikti bukan menutup kampusnya, melainkan menangkap oknum yang memperjualbelikan ijazah palsu.

"Tindakan menteri ini tidak memikirkan masa depan para alumnus yang telah lulus dan berijazahkan STIE Adhi Niaga. Termasuk juga mahasiswa yang saat ini masih menjalani proses belajar di dalamnya," katanya.

Alumnus lain, Nurul Aryadi (22) dengan tegas meminta pertanggungjawaban menteri atas tindakannya tersebut.

"Bisa saja ini ulah oknum, jangan kampus yang langsung disalahkan," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Antara, kampus STIE Adhy Niaga sepi dari kegiatan belajar-mengajar.

Mahasiswa yang berada di dalam kampus justru menggelar doa bersama agar institusi pendidikan tempat mereka kuliah tidak ditutup.

Sementara itu, pemilik STIE Adhy Niaga, Adi Firdaus, belum bersedia dikonfirmasi terkait dengan pembekuan kampusnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bila STIE Adhy Niaga Bekasi Tak Lengkapi Syarat, Izin Dicabut

Bila STIE Adhy Niaga Bekasi Tak Lengkapi Syarat, Izin Dicabut

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 18:34 WIB

Disebut Gunakan Ijazah Palsu, Ini Tanggapan Menpar Arief Yahya

Disebut Gunakan Ijazah Palsu, Ini Tanggapan Menpar Arief Yahya

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 18:33 WIB

Menristekdikti: Ijazah Universitas Berkley Palsu Semua

Menristekdikti: Ijazah Universitas Berkley Palsu Semua

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 17:52 WIB

STIE Adhy Niaga Diberi 3 Sanksi Karena Keluarkan Ijazah Palsu

STIE Adhy Niaga Diberi 3 Sanksi Karena Keluarkan Ijazah Palsu

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 17:03 WIB

Terkini

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB