Nasdem "Pede" Sebut Ingin Menangi 100 Pilkada Tahun Ini

Siswanto

Minggu, 07 Juni 2015 | 17:31 WIB
Nasdem "Pede" Sebut Ingin Menangi 100 Pilkada Tahun Ini
Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat Patrice Rio Capella (Antara)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat Patrice Rio Capella menargetkan kemenangan di 100 kabupaten dan kota dalam pemilihan kepala daerah serentak tahap pertama pada 2015.

"Tahun ini kita akan menggelar pilkada serentak di 260 kabupaten dan kota. Hampir setengahnya itu akan menjadi target kita, yah sekitar 100 pilkadalah," ujarnya saat menghadiri Seminar Nasional Fraksi Nasdem MPR-RI di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (7/6/2015).

Patrice Rio Capella mengatakan target 100 kepala daerah yang berasal dari kader Partai Nasdem akan bisa dicapai jika semua pihak bisa bekerja maksimal dalam memenangkan semua usungan partai.

Dia mengungkapkan jika kehadiran Partai Nasdem sejak pertama dideklarasikannya dan setelah mengikuti momentum pemilihan umum 2014 itu berhasil menempatkan Nasdem ini sebagai salah satu partai besar dengan persentase tujuh persen melebihi angka perkiraan.

"Kita partai baru tetapi berhasil mendapatkan hati masyarakat. Kita akan jaga baik-baik dan terus meningkatkannya sehingga Nasdem bisa menatap pemilu 2019 dan keluar sebagai pemenang," katanya.

Menurut dia, para kader Nasdem di daerah saat ini telah bersiap menggelar pilkada. Perekrutan kader yang akan dipersiapkan menjadi calon kepala daerah akan berasal dari dalam dan luar partai tersebut.

Beberapa alternatif telah dipersiapkan untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan itu. Salah satu alternatifnya adalah dengan berkoalisi dengan partai politik lainnya serta memilih figur yang benar-benar punya peluang besar memenangkan pilkada.

"Tetap kita akan berpatokan pada hasil dan jika ternyata surveinya menempatkan figur eksternal berada diurutan pertama dan urutan kedua dari kader internal maka Nasdem pasti akan mengupayakan untuk memaketkan mereka. Ini adalah salah satu upaya yang kita lakukan," katanya.

Menanggapi keluhan dari sejumlah kader di 11 kabupaten, Sulsel yang terancam tidak akan diusung dalam pilkada karena hasil surveinya kalah bersaing dengan figur lainnya, dia tidak ingin berspekulasi mengenai hal itu.

"Kita belum memutuskan dan belum ada bakal calon yang mendapat rekomendasi DPP. Semuanya tergantung hasil survei," katanya.

Dia mengatakan, proses pemberian rekomendasi usungan terhadap bakal calon harus melalui banyak pertimbangan dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh partai Nasdem.

Salah satu persyaratan untuk bisa diusung dalam pilkada, seorang kader atau figur harus memiliki tingkat popularitas atau keterpilihan yang tinggi sebagai awal pintu masuk dalam mendapatkan rekomendasi itu.

"Yang jelas, kalau tingkat surveinya sesuai yang dipersyaratkan, maka peluang untuk diusung akan sangat besar. Ini adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh semua bakal calon," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:21 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama

Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:50 WIB

Surya Paloh: Koalisi Permanen Bagus Dipertimbangkan, Tapi Jangan Ada Pengkotakan

Surya Paloh: Koalisi Permanen Bagus Dipertimbangkan, Tapi Jangan Ada Pengkotakan

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:29 WIB

Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru

Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:44 WIB

Fraksi Partai Nasdem Dukung Pilkada Lewat DPRD: Sesuai Konstitusi dan Pancasila

Fraksi Partai Nasdem Dukung Pilkada Lewat DPRD: Sesuai Konstitusi dan Pancasila

News | Senin, 29 Desember 2025 | 23:40 WIB

Soal Pemberian Gelar Pahlawan, Surya Paloh Ucapkan Selamat Kepada Keluarga Besar Pak Harto

Soal Pemberian Gelar Pahlawan, Surya Paloh Ucapkan Selamat Kepada Keluarga Besar Pak Harto

News | Selasa, 11 November 2025 | 16:58 WIB

Politikus Nasdem Rajiv Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR, KPK Pastikan Bakal Panggil Ulang

Politikus Nasdem Rajiv Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR, KPK Pastikan Bakal Panggil Ulang

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:04 WIB

Menghilang Usai Penjarahan, Ahmad Sahroni Siapkan Kejutan Pada 10 November?

Menghilang Usai Penjarahan, Ahmad Sahroni Siapkan Kejutan Pada 10 November?

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:36 WIB

Terkini

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB