Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:50 WIB
Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dalam pertemuan silaturahmi yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. [Dok. Biro Pers Istana]
  • Surya Paloh sebut Indonesia masih bergabung dalam keanggotaan Board of Peace.
  • Keanggotaan Indonesia di Board of Peace berpotensi dievaluasi menyusul dinamika geopolitik.
  • Prabowo tegaskan politik bebas aktif dan dukungan Palestina di pertemuan Istana.

Suara.com - Indonesia hingga kini masih mempertahankan keanggotaannya dalam Board of Peace (BoP). Langkah diplomasi tersebut tetap diambil meskipun gejolak di Timur Tengah kian meningkat akibat eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, saat mengungkapkan salah satu poin pembahasan dalam pertemuan silaturahmi yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

"Hingga saat ini, posisi Indonesia barangkali masih tetap berada di dalam BoP," ujar Paloh usai mengikuti pertemuan tersebut pada Selasa (3/3/2026) malam.

Meski demikian, Paloh mengisyaratkan bahwa posisi tersebut tidak bersifat statis. Indonesia tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah lain, termasuk mengevaluasi keberadaannya di dalam BoP bersama negara-negara anggota lainnya.

"Kecuali jika ada perkembangan terbaru nantinya. Kami akan mengevaluasi kembali makna keberadaan Indonesia di BoP bersama beberapa negara mitra lainnya," tambah Paloh.

Dalam pertemuan Selasa malam tersebut, Presiden Prabowo turut menjelaskan latar belakang serta pemikiran strategis di balik keputusan Indonesia bergabung dengan BoP. Selain persoalan BoP, Presiden bersama para ketua umum partai politik, mantan presiden, mantan wakil presiden, serta eks menteri luar negeri, juga membahas situasi terkini di Timur Tengah pascaserangan di Iran.

Surya Paloh menilai sikap pemerintah Indonesia terhadap eskalasi konflik tersebut sudah sangat tepat. Menurutnya, Presiden Prabowo secara konsisten memegang teguh prinsip kedaulatan serta aspirasi kemanusiaan.

"Sikap Presiden sangat jelas. Beliau menegaskan kembali komitmen untuk mempertahankan politik luar negeri bebas dan aktif, serta menyampaikan rasa simpati dan empati yang besar terhadap perjuangan rakyat Palestina," pungkas Paloh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?

Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:39 WIB

Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk

Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:24 WIB

Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan

Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB