Ini Kisah Gubernur Bengkulu Soal 'Uang Haram' Maju ke Pilkada

Laban Laisila

Rabu, 10 Juni 2015 | 13:38 WIB
Ini Kisah Gubernur Bengkulu Soal 'Uang Haram' Maju ke Pilkada
Ilustrasi pilkada. (Antara/Asep Fathulrahman)

Suara.com - Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengakui pernah ditawari uang oleh pengusaha pertambangan dan perkebunan. Uang itu sengaja ditawarkan untuk pencalonan kembali dirinya menjadi gubernur pada Pilkada 2015.

Junaidi menceritakan, tawaran ongkos politik itu disampaikan oleh seorang pengusaha baru-baru ini.

Sebagai gantinya, Junaidi mesti menerbitkan izin pertambangan dan pembukaan lahan perkebunan.

"Yang seperti ini kan lagu lama. Intinya bukan masalah izinnya, praktik seperti itu. Masalahnya banyak izin yang tumpang tindih di sana," jelas Junaidi setelah menghadiri diskusi di Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2015).

Dia menjelaskan, banyaknya izin tumpang tindih itu disebabkan banyak bupati di Bengkulu yang mengeluarkan izin yang tidak melalui prosedur resmi.

"Tapi bukan berarti saya menuduh mereka korupsi," kata dia.

Menurut Junaidim, Pilkada Bengkulu sejak dulu sangat rawan menjadi sasaran empuk investor yang ingin membuka izin pertambangan dan perkebunan.

"Ada masalah nego-nego gitu lah. Tapi saya tidak melayani izin seperti tu. Itu kan rawan. Sementara KPK sudah masuk bengkulu," klaim dia.

Lelaki 45 tahun itu mengatakan, saat ini daerah yang dia pimpin akan membenahi banyak aturan dan perizinan yang tumpang tindih antara kabupaten, provinsi dan pusat.

Semisal, banyak pengusaha yang tidak bayar pajak, tidak bayar royalti, dan membiarkan lahan yang sudah diberi izin dalam kondisi kosong.

"Doakan saja agar saya tidak tergoda praktik seperti itu," kata dia.

Saat ini, Junaidi sendiri berstatus tersangka Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Junaidi merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pembayaran honor tim pembina RSU M Yunus Bengkulu sebesar Rp5 miliar. (Perbriansyah Ariefana)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Kasus KTP Elektronik, KPK Periksa Manajer PT. HP Indonesia

Usut Kasus KTP Elektronik, KPK Periksa Manajer PT. HP Indonesia

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 12:40 WIB

Kejagung Periksa Dahlan Iskan Soal Dugaan Korupsi Mobil Listrik

Kejagung Periksa Dahlan Iskan Soal Dugaan Korupsi Mobil Listrik

News | Rabu, 10 Juni 2015 | 12:39 WIB

Polisi Didesak Ungkap Pejabat  yang Terlibat Korupsi Kondensat

Polisi Didesak Ungkap Pejabat yang Terlibat Korupsi Kondensat

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 14:10 WIB

Korupsi Kondensat, JK Akui Adakan Rapat Penyelamatan TPPI

Korupsi Kondensat, JK Akui Adakan Rapat Penyelamatan TPPI

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 13:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×