Hati-hati Lewat Tol Cipali, Jumlah "Rest Area" Masih Sedikit

Siswanto

Minggu, 14 Juni 2015 | 13:39 WIB
Hati-hati Lewat Tol Cipali, Jumlah "Rest Area" Masih Sedikit
Sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (11/6). [Antara/Dedhez Anggara]

Suara.com - Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Mochgiyarto mengimbau kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintas tol Cikopo-Palimanan agar ekstra waspada dan hati-hati terutama fisik pengemudi mengingat tempat istirahat yang tersedia hanya ada empat.

"Mengingat tol ini masih baru maka jumlah tempat istirahat atau rest area masih sedikit, sehingga pengemudi kalau ngantuk agak sulit untuk istirahat," kata Mochgiyarto di Kalijati, Subang, Jawa Barat, Minggu (14/6/2015.

Hal tersebut disampaikan Kapolda seusai menghadiri beroperasinya empat stasiun pengisian bahan bakar umum di jalan tol baru Cikopo-Palimanan.

Hadir dalam acara itu, antara lain Direktur Pemasaran dan Niaga PT. Pertamina Ahmad Bambang serta Kakorlantas Inspektur Jenderal Condro Kirono.

Menurutnya, tol Cipali sepanjang 116,75 kilometer yang juga merupakan tol terpanjang di Indonesia tersebut, saat ini hanya memiliki empat tempat istirahat, yakni di kilometer 102 dan kilometer 166 untuk arah Palimanan, dan tempat istirahat kilometer 101 dan kilometer 164 untuk arah Cikopo.

"Dengan jarak tol sepanjang itu maka untuk jarak 60 kilometer, baru ada tempat istirahat. Padahal idealnya di tol setiap 20 hingga 30 kilometer harus ada tempat istirahat bagi pengemudi," katanya.

Dikatakan, dengan jarak tempuh yang panjang tersebut maka fisik pengemudi sangat berpotensi lelah, apalagi sebelumnya telah menempuh perjalanan jauh.

Dia mengharapkan ke depan jumlah tempat istirahat bisa ditambah untuk setiap 20 hingga 30 kilometer, sehingga pengemudi bisa istirahat dan tidak membahayakan jiwa dirinya dan pengguna jalan lainnya.

Ahmad Bambang mengakui bahwa idealnya jalan tol memang setiap 20-30 kilometer sudah tersedia tempat istirahat sekaligus ada stasiun pengisian bahan bakar umum.

"Ke depannya jalan tol ini pasti akan ramai sehingga akan ada investor yang mendirikan tempat istirahat," katanya.

Dari pantauan, walaupun jalan tol tersebut sudah mulai beroperasi pada pukul 00.00 WIB Minggu (14/6/2015), tapi pengendara harus waspada mengingat pembangunan dan perbaikan jalan tol belum rampung 100 persen.

Masih ada timbunan batu koral dan tanah di bahu jalan yang jika tidak diwaspadai bisa membahayakan pengendara.

Selain itu jalan tol yang hanya tersedia dua jalur berpotensi menimbulkan kemacetan, jika ada kendaraan yang mogok atau kemacetan.

Marka jalan juga belum seluruhnya selesai terpasang sehingga pengemudi harus hati-hati terutama saat mengemudi pada malam hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seminggu Ini Lewat Tol Cipali Tak Perlu Rogoh Kantong

Seminggu Ini Lewat Tol Cipali Tak Perlu Rogoh Kantong

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2015 | 12:50 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×