Didakwa Lakukan Pelecehan Seks, Pelatih Basket Bunuh Diri

Arsito Hidayatullah

Selasa, 16 Juni 2015 | 09:50 WIB
Didakwa Lakukan Pelecehan Seks, Pelatih Basket Bunuh Diri
Ilustrasi bola basket. Boks: Tyrone Dale. [Shutterstock/WJTV/Providence Police]

Suara.com - Seorang pelatih basket SLTA di Providence, Rhode Island, AS, memutuskan mengakhiri hidupnya pada Senin (15/6/2015), hanya berselang tiga hari setelah dia didakwa melakukan pelecehan seksual kepada seorang remaja putra.

Pada Jumat (12/6) lalu, Tyrone Dale (45) yang diketahui merupakan pelatih basket tim putri di SMA Juanita Sanchez di Providence, didakwa atas tindak pelecehan seksual tingkat dua atas seorang remaja berusia 15 tahun. Seusai diproses, Dale lantas dibebaskan dengan jaminan.

Namun nyatanya, bebas sementara tampaknya tidak menyelesaikan masalah bagi Dale. Sebagaimana keterangan David Lapatin dari Kepolisian Providence, dia lantas ditemukan telah melakukan aksi gantung diri di kediamannya di Pawtucket, sebelum lantas meninggal di rumah sakit, pada Senin (15/6) malam waktu setempat.

Insiden dengan remaja putra itu sendiri dilaporkan terjadi pada bulan Mei lalu di Pusat Rekreasi West End di Providence. Dale dituduh melakukan aksi pelecehan seks itu setelah menurunkan celana pendek sang remaja.

Berdasarkan catatan polisi pula, sang remaja tampaknya merekam kejadian tersebut dengan kamera ponselnya. Dalam keterangannya kepada Providence Journal melalui e-mail pada Senin (15/6) sore, Dale menyatakan bahwa insiden tersebut kemungkinan adalah jebakan baginya, sembari menegaskan bahwa drinya tidak pernah melatih remaja itu.

Dale sendiri selama ini diketahui aktif dalam pembinaan olahraga baik di sekolah maupun di tengah masyarakat di lingkungannya. Tahun lalu, dia sukses membawa tim basket putri Juanita Sanchez ke babak semifinal negara bagian. Sementara selama 20 tahun terakhir, dia dikenal juga melatih basket (serta American football) di Pusat Rekreasi West End.

Hanya saja, ini juga bukan insiden pertama yang melibatkan Dale dalam kasus hukum. Tahun 1992 lalu, Dale juga pernah didakwa melakukan pelecehan seks terhadap sejumlah anak laki-laki di penampungan remaja bermasalah. Saat itu, dia akhirnya dijatuhi hukuman dengan masa percobaan. [HuffPost/NBC/WJTV]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

99 Persen Perempuan Mesir Alami Pelecehan Seksual

99 Persen Perempuan Mesir Alami Pelecehan Seksual

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 15:12 WIB

Jalanan New York Dipasang Papan Larangan Goda Perempuan

Jalanan New York Dipasang Papan Larangan Goda Perempuan

News | Kamis, 16 April 2015 | 13:18 WIB

Dua Guru Kimia dan Biologi Cabuli 49 Siswi

Dua Guru Kimia dan Biologi Cabuli 49 Siswi

News | Sabtu, 04 April 2015 | 06:07 WIB

Terkini

Kurir Sabu 1,1 Kilogram Dibekuk Polres Malang, Ekstasi dan Cartridge Etomidate Ikut Disita

Kurir Sabu 1,1 Kilogram Dibekuk Polres Malang, Ekstasi dan Cartridge Etomidate Ikut Disita

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 15:42 WIB

Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS

Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:41 WIB

Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob

Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:40 WIB

ASEAN Dorong Transisi Energi Bersih, mengapa Pengelolaan Limbah Perlu Disiapkan Sejak Awal?

ASEAN Dorong Transisi Energi Bersih, mengapa Pengelolaan Limbah Perlu Disiapkan Sejak Awal?

News | Senin, 28 September 2026 | 15:40 WIB

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Massa Aksi Demo 27 Agustus Ditunda

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Massa Aksi Demo 27 Agustus Ditunda

News | Senin, 28 September 2026 | 15:36 WIB

Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob

Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 15:36 WIB

Kalapas Cibinong Nonaktif Ungkap Detik-Detik Sidak Ombudsman hingga Terjadi Dorong-Dorongan

Kalapas Cibinong Nonaktif Ungkap Detik-Detik Sidak Ombudsman hingga Terjadi Dorong-Dorongan

News | Senin, 28 September 2026 | 15:35 WIB

BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat  ke Sekolah

BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah

Surakarta | Senin, 28 September 2026 | 15:31 WIB

Terungkap Isi Lapas Cibinong: 13 Rumah Dinas Belum Tercatat, Ada Kulkas Berisi Miras

Terungkap Isi Lapas Cibinong: 13 Rumah Dinas Belum Tercatat, Ada Kulkas Berisi Miras

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 15:28 WIB

Ke Sekolah Terkadang Diadang Banjir Rob, BRI Peduli Bantu Mahesa Lewat Sepeda Baru

Ke Sekolah Terkadang Diadang Banjir Rob, BRI Peduli Bantu Mahesa Lewat Sepeda Baru

Riau | Senin, 28 September 2026 | 15:28 WIB

×