Pengacara Ibu Angkat Angeline Pertanyakan Sidik Jari

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 25 Juni 2015 | 06:30 WIB
Pengacara Ibu Angkat Angeline Pertanyakan Sidik Jari
Margriet Christina Megawe (Margaret), tersangka penelantaran anak angkat bernama Engeline Margriet Megawe (Angeline), Selasa (16/6/2015) [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Tim kuasa hukum Margriet Christina Megawe alias Margaret mengaku hingga saat ini belum menerima hasil tes DNA dan sidik jari. Sebab sidik jari dan DNA itu bisa mengungkap pembunuh asli Angeline.

"Hasil tes sidik jari dan DNA itu hingga saat ini belum jelas. Sidik jari itu memang tidak bisa dipastikan," kata dia saat dihubungi, Rabu (24/6/2015).

Dia menjelaskan, jika tempat penemuan sidik jari tersebut ditempat yang dihuni banyak orang, bukan hanya Margaret. Termasuk dua anak Margeret.

"Sidik jari siapa yang diambil dan diperiksa oleh tim inafis," jelasnya.

"Pembuktiannya itu tentang apakah benar si Agus itu telah melakukan tindak pidana yang menyebabkan matinya anak sehingga terjadi pembunuhan?" paparnya.

Dia yakin sidik jadi dan DNA itu tidak mengarahkan kliennya untuk menjadi tersangka pembunuhan. Sampai saat ini Margaret masih menjadi tersangka penelantaran anak.

"Hasil uji sidik jari itu hanya menguatkan barang-barang bukti saja," pungkasnya.

Hingga Rabu kemarin, Kejaksaan Tinggi Bali hingga saat ini belum menerima berkas berita acara pemeriksaan Margaret. Namun kejaksaan sudah menetapkan empat jaksa penuntut umum pada Selasa 16 Juni 2015. Mereka adalah Purwanti, Dayu Surasmi, Suasti Ariani, dan I Wayan Sutantra‎.

Menurut Ashari penyidik Polda Bali memiliki waktu 20 hari untuk melengkapi berkas, sejak menetapkan Margaret menjadi tersangka.


Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).

Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama. (Luh Wayanti)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awal Mula Hotman Paris Mau Jadi Pengacara TSK Pembunuh Angeline

Awal Mula Hotman Paris Mau Jadi Pengacara TSK Pembunuh Angeline

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 17:39 WIB

Berkas Ibu Angeline Belum Masuk, Kejati: Waktu Polisi Terbatas

Berkas Ibu Angeline Belum Masuk, Kejati: Waktu Polisi Terbatas

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 14:39 WIB

Empat Jaksa Penuntut Sudah Disiapkan untuk Ibu Angkat Angeline

Empat Jaksa Penuntut Sudah Disiapkan untuk Ibu Angkat Angeline

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 12:59 WIB

5 Orang yang Sukses Membohongi "Lie Detector"

5 Orang yang Sukses Membohongi "Lie Detector"

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 06:30 WIB

Mengenal "Lie Detector", Alat yang Dipakai dalam Kasus Angeline

Mengenal "Lie Detector", Alat yang Dipakai dalam Kasus Angeline

Tekno | Selasa, 23 Juni 2015 | 16:41 WIB

Pengacara Ibu Angkat Angeline Belum Terima Hasil Tes Kebohongan

Pengacara Ibu Angkat Angeline Belum Terima Hasil Tes Kebohongan

News | Selasa, 23 Juni 2015 | 15:19 WIB

Terkini

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:04 WIB

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:58 WIB

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:49 WIB

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

×