Gara-gara Uang, Rumah Orang Dibakar, PRT Ditusuk Belasan Kali

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 25 Juni 2015 | 14:23 WIB
Gara-gara Uang, Rumah Orang Dibakar, PRT Ditusuk Belasan Kali
Barang bukti dari Dedi Hariyan alias Ian (37), tersangka pembunuh PRT bernama Ariyani di Jalan Siaga 1D, Nomor 15, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Dedi Hariyan alias Ian (37), tersangka pembunuh pembantu rumah tangga bernama Ariyani di Jalan Siaga 1D, Nomor 15, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dibekuk polisi, Kamis (25/6/2015) subuh. Ian tak hanya menusuk korban berkali-kali, dia juga membakar rumah.

Apa motif tersangka berbuat keji seperti itu?

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan motifnya ingin merampok.

"Tersangka awalnya sudah niat dan rencana untuk bertemu keluarga korban dengan tujuan pinjam uang kepada Angga Rp500 ribu untuk bayar hutang, namun sudah niat kalau tidak dipinjami akan dirampok," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Kamis (25/6/2015).

Krishna mengatakan tersangka sudah kenal dengan korban. Dia pernah bekerja sebagai penjaga kos rumah milik Wati yang terletak di sebelah rumah Yovita, majikan Ariyani.

"Tersangka dengan keluarga korban kenal karena bertetangga, dan anak pemilik rumah bernama Angga seusia dengan tersangka dan mereka sering ngobrol dan tidak pernah ada masalah," kata Krishna.

Sesampai di rumah, Ian yang sekarang bekerja sebagai satpam di Lebak Bulus itu langsung menodongkan pisau ke arah Ariyani sambil menanyakan dimana majikannya menyimpan uang.

Tapi, Aryani menolak memberitahukan. Lalu, Ian membekap korban sambil meminta kunci kamar majikan. Aryani tidak mau memberitahu.

Karena permintaan tak dituruti, Ian menusuk Aryani sampai 16 kali. Setelah korban tak berdaya, ia mengikatnya.

Selanjutnya, Ian mendobrak pintu kamar majikan dengan kampak. Di kamar tersebut, Ian mengambil uang dolar senilai Rp3 miliar, ponsel, ipad, dan dompet.

Untuk menghilangkan jejak sebelum kabur, Ian menyiramkan bensin di dalam rumah, lalu membakarnya.

"Setelah berhasil membunuh korban dan mengambil uang serta barang-barang korban, lalu membakar rumah tersebut untuk menghilangkan jejak," katanya.

Melihat asap dan api, warga sekitar pun berusaha memadamkannya. Saat itulah, warga menemukan Ariyani tak berdaya, lalu dilarikan ke rumah sakit. Tapi nyawanya tak tertolong lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penusuk dan Pembakar Rumah di Pejaten Ternyata Satpam Sebelah

Penusuk dan Pembakar Rumah di Pejaten Ternyata Satpam Sebelah

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 12:49 WIB

Penusuk dan Pembakar Rumah di Pejaten Ditangkap, Ini Dia Orangnya

Penusuk dan Pembakar Rumah di Pejaten Ditangkap, Ini Dia Orangnya

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 12:37 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB