Jerman dan Negara Timur Tengah Kutuk Serangan di Tunisia

Ririn Indriani

Sabtu, 27 Juni 2015 | 10:07 WIB
Jerman dan Negara Timur Tengah Kutuk Serangan di Tunisia
Jenazah seorang korban penembakan di Sousse City, Tunisia. (Reuters/Amine Ben Aziza)

Suara.com - Pemerintah Jerman pada Jumat (26/6/2015) waktu setempat mengutuk serangan terhadap satu hotel di Sousse, Tunisia dan menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah Tunisia.

"saya sangat terkejut oleh perbuatan kejam di Sousse, yang menewaskan banyak orang, termasuk banyak wisatawan. Saya mengutuknya dengan sekeras mungkin," tulis Kanselir Jerman Angela Merkel pada Jumat, di dalam telegram belasungkawa kepada Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi.

Ketika berbicara mengenai masalah terorisme, Kanselir Jerman itu menyatakan pemimpin Kelompok Tujuh Negara Besar (G7), dalam pertemuan puncak yang diadakan di Jerman 7-8 Juni, telah menjanjikan dukungan yang meningkat buat Tunisia dalam memerangi aksi teror.

Merkel meyakinkan Essebsi mengenai solidaritas Jerman. Ia mengatakan serangan pada Jumat "memperkuat tekan negara G7 untuk mendukung Tunisia dalam perang melawan teror dengan segala kekuatan mereka".

Keprihatinan serupa diungkapkan pula oleh Negara Timur Tengah --termasuk Marokko, Jordania, Lebanon, Uni Emirat Arab dan Bahrain-- di hari yang sama. Beberapa negara tersebut mengutuk keras serangan tersebut.

Kota Sousse, 140 kilometer di sebelah selatan Ibu Kota Tunisia, Tunis, adalah objek wisata paling terkenal di negeri tersebut. Sejak revolusi, ada satu upaya serangan teror di luar satu hotel di wilayah itu.

"Kerajaan Marokko menyampaikan solidaritasnya kepada negara Tunisia, menyampaikan belasungkawa setulus hati dan rasa sayang sepenuh hati kepada keluarga korban, dan mendoakan kesembuhan cepat korban cedera," kata Kementerian Urusan Luar Negeri Marokko di dalam satu pernyataan.

"Kami mengutuk segala jenis kekerasan dan pembunuhan warga sipil," kata Menteri Negara Jordania Urusan Media Mohammad Momani.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UAE) Sheikh Abdallah Bin Zayed An-Nahyan mengatakan, "Kejahatan ... merupakan peningkatan brutal kelompok fanatik yang mengenakan mantel agama untuk membenarkan aksi kejam mereka." Negara Afrika Utara tersebut telah seringkali diguncang serangan kaum fanatik. Pada Maret, dua warga Tunisia yang baru pulang dari Libya menewaskan 22 orang dalam serangan teror di Museum Nasional Bardo.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang lelaki bersenjata melepaskan tembakan ke satu hotel di pantai Tunisia di kota pelancongan terkenal Sousse yang menewaskan 39 orang. (Antara/Xinhua-OANA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Mata: Pelaku Penembakan Tunisia Seleksi Korbannya

Saksi Mata: Pelaku Penembakan Tunisia Seleksi Korbannya

News | Sabtu, 27 Juni 2015 | 10:00 WIB

Terkini

Pemakaman Ali Khamenei Digelar Juni, Jutaan Pelayat dari Berbagai Negara Diperkirakan Hadir

Pemakaman Ali Khamenei Digelar Juni, Jutaan Pelayat dari Berbagai Negara Diperkirakan Hadir

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:13 WIB

Sahroni: Anggaran BGN Jumbo, Pejabat Jadi Gelap Mata

Sahroni: Anggaran BGN Jumbo, Pejabat Jadi Gelap Mata

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06 WIB

Kasus IUP Tambang Kukar: KPK Cecar Rita Widyasari, Ketum PP Japto Soerjosoemarno Mendadak Sakit

Kasus IUP Tambang Kukar: KPK Cecar Rita Widyasari, Ketum PP Japto Soerjosoemarno Mendadak Sakit

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:57 WIB

Bandara Kuwait Lumpuh Total Dihantam Rudal Iran, Penerbangan Internasional Berhenti

Bandara Kuwait Lumpuh Total Dihantam Rudal Iran, Penerbangan Internasional Berhenti

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:54 WIB

Serapan Beras Bulog DIY Tembus 91 Persen, Stok Nasional Aman Tak Perlu Impor Lagi

Serapan Beras Bulog DIY Tembus 91 Persen, Stok Nasional Aman Tak Perlu Impor Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:46 WIB

Bukan di Istana, Prabowo Jamu Menlu Trkiye di Hambalang: Bahas Misi Rahasia untuk Palestina?

Bukan di Istana, Prabowo Jamu Menlu Trkiye di Hambalang: Bahas Misi Rahasia untuk Palestina?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:43 WIB

Bukan Tiba-tiba, Dudung Yakin Prabowo Sudah Lama Punya Niat Copot Kepala BGN

Bukan Tiba-tiba, Dudung Yakin Prabowo Sudah Lama Punya Niat Copot Kepala BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:40 WIB

Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar

Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:39 WIB

Dudung Ungkap Alasan Kepala BGN Diganti, Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG

Dudung Ungkap Alasan Kepala BGN Diganti, Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:34 WIB

Kantor BGN Masih Digeledah Kejagung, Lantai Dua Steril dari Aktivitas Pegawai

Kantor BGN Masih Digeledah Kejagung, Lantai Dua Steril dari Aktivitas Pegawai

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:34 WIB