Cegah Harga Sembako Mahal, Jakarta Operasi Pasar Selama 15 Hari

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 02 Juli 2015 | 13:01 WIB
Cegah Harga Sembako Mahal, Jakarta Operasi Pasar Selama 15 Hari
Pedagang sembako di pasar inpres Senen Jakarta, Senin (30/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Stabilkan harga pangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PD Pasar Jaya, hari ini, Kamis (2/7/2015), memulai operasi pasar di 73 pasar tradisional lima wilayah Jakarta.

"Kita ini rencananya di 73 pasar. Tapi tiap hari 10 pasar, besoknya ganti lagi 10 pasar lainnya. Sekarang kita mulai 10 pasar," ujar Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Hari ini, pasar murah digelar di Pasar Palmerah, Koja Baru, Tomang Barat, Kebayoran Lama, Kalideres SS, Petojo Ilir, Pademangan Timur, Grogol, Pasar Minggu, Kramatjati. Operasi pasar diselenggarakan selama 15 hari, mulai dari hari ini sampai 16 Juli.

Operasi pasar bertujuan untuk menjamin harga pokok menjelang lebaran tidak melambung tinggi.

"Operasi ini bagaimana menekan harga agar tidak naik. Dengan kita guyur semua pasar ini jadi harga tidak naik. Diharapkan konsumen juga tidak belanja berlebihan. Belanja secukupnya. Tenang saja stok itu banyak," Djangga mengatakan.

Operasi pasar bekerjasama dengan Bulog DKI Jakarta, PD Dharma Jaya, Yayasan Artha Graha Peduli, Koperasi Tanikuno, Asosiasi Peternakan Indonesia, PT. Hebat Indonesia Mandiri, PT. Bank DKI, PT. Bank Rakyat Indonesia, dan PT. Bank Central Asia.

Ada yang baru dalam operasi pasar kali ini, pembeli diharuskan menggunakan e-money. Tujuannya supaya semua terdata dan tidak ada yang nakal dengan menaikkan harga.

Adapun produk dan harga dalam operasi pasar, sebagai berikut:

Beras medium dengan stok lima juta kilogram. Harga per kilogram harga Rp9.000, lebih murah dari harga pasaran Rp10.500 per kilogram.

Daging sapi impor dengan stok sebanyak satu juta kilogram. Harga operasi pasar Rp70 ribu per kilogram, sedangkan untuk harga pasaran Rp80 ribu per kilogram.

Daging sapi Bali stok 15 ribu kilogram. Harganya Rp90 ribu per kilogram, sedangkan harga pasaran Rp110 ribu per kilogram.

Ayam potong negeri disiapkan sebanyak lima ribu kilogram dengan harga Rp25 ribu per kilogram atau lebih murah dari pasar biasa yang mencapai Rp30 ribu per kilogram.

Telor ayam negeri disediakan sebanyak 50 ribu kilogram dengan harga Rp21 ribu per kilogram, sedangkan harga pasar Rp24 ribu per kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Murah Operasi Pasar Lebaran di DKI, Belinya Pakai E-Money

Harga Murah Operasi Pasar Lebaran di DKI, Belinya Pakai E-Money

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 11:46 WIB

Mudik Lebaran, Jakarta Operasikan 12 Terminal Bus

Mudik Lebaran, Jakarta Operasikan 12 Terminal Bus

News | Senin, 29 Juni 2015 | 16:23 WIB

Lebaran, BCA Sediakan Uang Tunai Rp38 Triliun

Lebaran, BCA Sediakan Uang Tunai Rp38 Triliun

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2015 | 15:30 WIB

Jelang Arus Mudik, Pentolan-pentolan Preman Bakal Disikat

Jelang Arus Mudik, Pentolan-pentolan Preman Bakal Disikat

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 16:01 WIB

Terkini

Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat

Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:02 WIB

Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan

Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal

Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:59 WIB

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

×