Polisi Selidiki Otak dan Motif Teror Bom di Rumah Penyidik KPK

Laban Laisila, Erick Tanjung

Selasa, 07 Juli 2015 | 14:18 WIB
Polisi Selidiki Otak dan Motif Teror Bom di Rumah Penyidik KPK
Bareskrim Polri. [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Kepolisian menelusuri otak dan pelaku teror yang meletakkan kotak berisi lilitan kabel diduga bom di rumah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Afif Julian Miftah di Bekasi, Minggu kemarin (5/7/2015).

‎"Kami tengah mencari tahu apa yang menjadi latar belakangnya, sehingga kami bisa mengira-ngira siapa pelakunya," kata Komjen Pol Budi Waseso, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2015).

Polres Bekasi, kata Budi, juga telah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) di komplek perumahan Mediterania Regency, Kelurahan Cikunir, Kecamatan Jatiasih, Bekasi.

"Masih penyelidikan, sekarang dalam rangka tindaklanjut. Kami belum tahu (pelaku), tidak bisa menduga duga," ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kota Bekasi, Jawa Barat, memastikan kotak berisi lilitan kabel yang ditemukan di rumah penyidik KPK Afif Julian Miftah itu bukan untuk bahan bom.

"Kepastian itu (diperoleh) setelah Tim Gegana melakukan pengecekan benda yang diduga bom di lokasi kejadian," kata Wakil Kepala Polresta Bekasi Kota AKBP Asep Edi Suheri, Senin (6/7/2015) kemarin.

Seperti diketahui, warga Perumahan sempat dikejutkan oleh aksi orang tak dikenal yang menaruh kotak berisi lilitan kabel yang di depan pagar rumah Afif di Jalan Anggrek Blok A, Nomor 160, pada Minggu (5/7/2015) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut hasil penelusuran Tim Gegana Polri, kotak yang sebelumnya diduga bom ternyata hanya styrofoam yang dililit kabel dan tidak memiliki daya ledak.

Asep mengatakan kejadian itu murni ulah pihak tidak bertanggung jawab yang hanya ingin membuat korban khawatir dengan aksi teror.

Aksi teror, menurut Asep, sebelumnya juga dialami oleh Afif. Sebelumnya, ia melanjutkan, ada orang yang menyiram mobilnya dengan air keras dan menggembosi ban mobilnya.

"Teror tersebut berlangsung sepekan sebelumnya, dan semalam teror kembali terjadi," katanya.

 Kepolisian, kata Asep, sudah menginstruksikan jajarannya untuk menyelidiki siapa teror supaya bisa diproses secara hukum.

"Kita masih selidiki dengan memeriksa para saksi di lokasi kejadian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diteror, Satpam Komplek Tak Tahu Kalau Afif Penyidik KPK

Diteror, Satpam Komplek Tak Tahu Kalau Afif Penyidik KPK

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:46 WIB

Kronologis Teror Terhadap Penyidik KPK yang Sedang Pegang 6 Kasus

Kronologis Teror Terhadap Penyidik KPK yang Sedang Pegang 6 Kasus

News | Senin, 06 Juli 2015 | 18:57 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×