Gajah Liar di Pekanbaru Berhasil Dievakuasi dari Pemukiman

Arsito Hidayatullah

Minggu, 26 Juli 2015 | 04:17 WIB
Gajah Liar di Pekanbaru Berhasil Dievakuasi dari Pemukiman
Ilustrasi gajah. (Shutterstock)

Suara.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau berhasil mengevakuasi seekor gajah liar yang berkeliaran di permukiman warga di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu.

Berdasarkan pantauan Antara, proses evakuasi memakan waktu sekitar 24 jam sejak dimulai pada Jumat (24/7) dengan melibatkan dua gajah jinak dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas-Siak Riau.

Gajah jinak tersebut adalah Seng Arun, jantan berumur 51 tahun dan gajah betina bernama Indah yang berusia 43 tahun. Proses evakuasi turut melibatkan personel TNI dan Polri serta organisasi konservasi satwa, WWF.

Sehari sebelumnya tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) kesulitan melakukan evakuasi karena ramainya warga di Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya. Warga yang memenuhi lokasi evakuasi sehingga mengakibatkan gajah jantan liar itu sulit untuk dibius.

Pada Jumat malam (24/7) regu penjinak baru bisa merantai satwa yang memiliki nama latin "elephas maximus sumatranus" itu di dalam hutan sekunder tak jauh dari permukiman warga.

Proses penggiringan gajah liar dari dalam hutan ke truk menjadi tontotan seribuan warga sekitar. Pihak kepolisian dan TNI sempat kerepotan untuk mengatur warga yang terlihat nekat mendekat lokasi jalur evakuasi gajah.

"Saya akui proses evakuasi gajah ini sangat sulit karena ramainya warga yang menonton, sedangkan gajah liar ini sangat sensitif karena stres dan berpotensi mengamuk apabila mendengar suara dan cahaya lampu," ujar Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau, Supartono.

Menegangkan Proses evakuasi gajah liar terlihat menegangkan karena berulang kali satwa yang diperkirakan berusia 16-20 tahun itu menolak untuk digiring oleh dua ekor gajah jinak. Bahkan, gajah itu terlihat sempat melawan saat ingin digiring ke dalam truk sehingga petugas terpaksa menembakan bius tambahan.

Lamanya proses penggiringan gajah hingga berhasil masuk ke dalam truk memakan waktu sekitar dua jam, mulai sekitar pukul 17.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Aksi evakuasi berlangsung terlihat sangat beresiko karena berlangsung di tengah kegelapan karena cahaya lampu justru akan membuat gajah liar mengamuk.

Supartono mengatakan, untuk selanjutnya gajah liar itu akan ditempatkan sementara di PLG Minas-Siak Riau sebelum dilepasliarkan ke habitatnya.

"Kita akan cek kondisi kesehatannya dan harapannya bisa segera dilepaskan ke habitatnya di kantong gajah Giam Siak Kecil supaya dia bisa kembali ke kelompoknya," kata Supartono.

Sebelumnya, gajah liar jantan tersebut mulai terlihat berkeliaran di permukiman warga di Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru sejak Jumat dini hari (24/7) sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurut Supartono, gajah liar jantan tersebut kuat dugaan adalah satwa yang sama yang sebelumnya terdeteksi saat bulan Ramadan berkeliaran di dekat permukiman masyarakat di Kecamatan Rumbai Pesisir pada 13 Juli lalu.

"Kemungkinan besar ini adalah gajah yang sama dari Rumbai Pesisir. Sifat gajah jantan remaja ini tidak ikut dalam kelompok, dan karena terus terusir maka dia disorientasi," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gajah Liar Masuk Kota bikin Panik Warga Pekanbaru

Gajah Liar Masuk Kota bikin Panik Warga Pekanbaru

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 15:21 WIB

Gajah Tanpa Kepala Ditemukan Warga Aceh Barat

Gajah Tanpa Kepala Ditemukan Warga Aceh Barat

News | Selasa, 14 April 2015 | 12:36 WIB

Terkini

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:29 WIB