Aksi Tolak Diperiksa KPK, Bumerang Bagi Kaligis

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 29 Juli 2015 | 18:52 WIB
Aksi Tolak Diperiksa KPK, Bumerang Bagi Kaligis
Pengacara O. C. Kaligis jadi tersangka dan ditahan KPK dalam kasus dugaan suap terhadap hakim dan panitera PTUN Medan, Sumatera Utara [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sudah dua kali tersangka pengacara Otto Cornelis Kaligis menolak diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk anak buahnya di O. C. Kaligis & Associates, M. Yagary Bhastara Guntur alias Gerry.

Pelaksana tugas Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji mengatakan tidak masalah kalau Kaligis tidak mau memberikan keterangan sebagai saksi. Tetapi, kata dia, aksi tersebut akan menjadi bumerang bagi Kaligis sendiri.

"Kita berikan hak sepenuhnya kepada yang bersangkutan. Kami berpendapat hak memberi keterangan secara bebas kita berikan sepenuhnya. Kami berpendapat justru merugikan penyidikan yang bersangkutan," kata Indriyanto di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

KPK, kata Indriyanto, memberikan kebebasan kepada Kaligis dalam proses pemeriksaan terkait dugaan suap terhadap hakim dan panitera PTUN Medan, Sumatera Utara.

"Dikasih kebebasan dia, jadi dia sebagai saksi dan tersangka penuh kewenangan dia. Tidak mau jawab, tidak mau tanda tangan, kita serahkan kepada yang bersangkutan," katanya.

Kaligis jadi tersangka pada 14 Juli 2015. Penetapan tersangka terhadap Kaligis merupakan pengembangan dari kasus yang telah menjerat lima tersangka dalam operasi tangkap tangan.

Ayah dari artis Velove Vexia tersebut diduga melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a dan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b dan atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gatot dan Istri Muda Bantah Suap Hakim, KPK: Kita Buktikan Nanti

Gatot dan Istri Muda Bantah Suap Hakim, KPK: Kita Buktikan Nanti

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 17:33 WIB

Gubernur Sumut dan Istri Muda Resmi Jadi Tersangka

Gubernur Sumut dan Istri Muda Resmi Jadi Tersangka

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 02:03 WIB

Ini Surat Kaligis ke KPK yang Sebut Lebih Baik Ditembak Mati

Ini Surat Kaligis ke KPK yang Sebut Lebih Baik Ditembak Mati

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 13:30 WIB

Diperiksa 14 Jam, Gubernur Sumut Dicecar 27 Pertanyaan

Diperiksa 14 Jam, Gubernur Sumut Dicecar 27 Pertanyaan

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 03:04 WIB

Kasus Suap, Gubernur Sumut dan Istri Penuhi Panggilan KPK

Kasus Suap, Gubernur Sumut dan Istri Penuhi Panggilan KPK

News | Senin, 27 Juli 2015 | 11:43 WIB

Dipastikan Sakit, KPK Rujuk Kaligis ke Dokter Spesialis

Dipastikan Sakit, KPK Rujuk Kaligis ke Dokter Spesialis

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 16:34 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB