Sakit di Amerika, Badak Sumatera akan Dipulangkan ke Indonesia

Siswanto

Senin, 03 Agustus 2015 | 18:01 WIB
Sakit di Amerika, Badak Sumatera akan Dipulangkan ke Indonesia
Ilustrasi Badak (Shutterstock).

Suara.com - Harapan, badak jantan Sumatera yang lahir di Kebun Binatang Cincinnati, Amerika Serikat, akan dibawa ke Indonesia pada akhir September 2015.

"Akhir September paling lambat diharapkan sudah dikirim ke Indonesia," kata Bambang Dahono Adji, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Senin (3/8/2015).

Bambang mengatakan pemerintah bersikeras untuk tetap memulangkan Harapan ke Tanah Air, seperti halnya yang dilakukan pada Andalas, saudara jantan Harapan yang dikembalikan ke Indonesia beberapa tahun lalu.

Menurut dia, diperkirakan Harapan akan mati jika tetap berada di Amerika Serikat lantaran ada dugaan satwa yang hampir punah itu terlalu banyak makan kadar besi di negeri Paman Sam.

"Harapan ini punya saudara betina bernama Suci, tapi sayangnya Suci sudah mati karena terlalu banyak makan makanan berkadar besi tinggi di sana. Makanya, kami ingin Harapn dipulangkan saja. Kalau pun mati juga akan lebih baik di Indonesia," katanya.

Bambang menambahkan setibanya di Tanah Air, satwa berusia sembilan tahun itu akan ditempatkan di Way Kambas, Bandar Lampung, untuk dianalisis penyakitnya serta diupayakan untuk bisa dikembangbiakkan.

"Badak ini di atas delapan tahun sudah bisa dikawinkan, jadi akan ada ahli yang nantinya akan mencoba mengembangbiakkannya," katanya.

Menurut dia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang ikut membantu program pelestarian spesies tersebut, menyatakan rekomendasi untuk menerbitkan izin impor satwa itu sudah keluar.

"Tinggal tunggu import permit-nya. Dan yang menggembirakan adalah kita tidak dibebani biaya pengiriman atau pun biaya perawatan Harapan selama di sana," katanya.

Badak Sumatera merupakan salah satu spesies yang dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa. 

Harapan sendiri merupakan satu-satunya badak Sumatera di Kebun Binatang Cincinnati setelah kematian Suci pada 2014.

Direktorat Jenderal KSDAE KLHK telah meminta bantuan tenaga ahli dari akademisi dan profesional untuk menganalisasi kondisi kesehatan Harapan. 

Terlepas dari bagaimana pun kondisi kesehatan Harapan, pemerintah Indonesia menegaskam komitmen untuk tetap memulangkannya ke Tanah Air. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabur, Badak Sirkus 'Jalan-jalan' ke Pusat Kota

Kabur, Badak Sirkus 'Jalan-jalan' ke Pusat Kota

News | Rabu, 26 November 2014 | 06:43 WIB

Diseruduk Badak, Lelaki Ini Nyaris Tewas

Diseruduk Badak, Lelaki Ini Nyaris Tewas

News | Selasa, 25 November 2014 | 09:03 WIB

Terkini

Sumsel Kembali Menengadah ke Langit, Doa Hujan di Tengah Karhutla yang Belum Usai

Sumsel Kembali Menengadah ke Langit, Doa Hujan di Tengah Karhutla yang Belum Usai

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 21:14 WIB

Semen Gresik Tingkatkan Kompetensi Ratusan Tukang Bangunan melalui Sertifikasi Akademi Jago Bangunan

Semen Gresik Tingkatkan Kompetensi Ratusan Tukang Bangunan melalui Sertifikasi Akademi Jago Bangunan

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 21:14 WIB

Ancaman Siber Meningkat Drastis, DPR Diminta Segara Sahkan RUU KKS

Ancaman Siber Meningkat Drastis, DPR Diminta Segara Sahkan RUU KKS

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:11 WIB

Warga Sekitar TPA Putri Cempo Mulai Mengungsi, Alami Sesak Nafas

Warga Sekitar TPA Putri Cempo Mulai Mengungsi, Alami Sesak Nafas

Surakarta | Kamis, 03 September 2026 | 21:05 WIB

Komisi Yudisial dan Keraton Kasunanan Surakarta Bersinergi Perkuat Etika dan Budaya Hukum

Komisi Yudisial dan Keraton Kasunanan Surakarta Bersinergi Perkuat Etika dan Budaya Hukum

Surakarta | Kamis, 03 September 2026 | 21:04 WIB

Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD

Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:59 WIB

Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah

Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah

Jogja | Kamis, 03 September 2026 | 20:55 WIB

Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola

Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 20:50 WIB

Apakah Air Mawar Viva Bisa Memutihkan Wajah? Begini Ulasan Jujur Pengguna

Apakah Air Mawar Viva Bisa Memutihkan Wajah? Begini Ulasan Jujur Pengguna

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 20:50 WIB

202 Ribu Hektare Lahan Terbakar! 20 Konsesi Kena Sanksi Akibat Karhutla

202 Ribu Hektare Lahan Terbakar! 20 Konsesi Kena Sanksi Akibat Karhutla

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:47 WIB

×