Anak Korban 9/11 Dapat Kompensasi 1 Juta Dolar AS

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Agustus 2015 | 06:00 WIB
Anak Korban 9/11 Dapat Kompensasi 1 Juta Dolar AS
Kawasan monumen 9/11 di New York. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak korban serangan teroris 9/11 di Amerika Serikat menerima dana kompensasi sebesar 1 juta dolar AS. Mereka menerima itu sebagai uang ganti rugi karena ayahnya terbunuh di menara WTC di New York.

Ada 3 anak yang menerima kompensasi itu. Mereka menerima dengan jumlah yang berbeda. Mereka adalah Tyshawn Ward, Trent Ward and Dujon Holland. Mereka adalah anak dari John Holland yang merupakan karyawan Windows of the World. Dia tengah bekerja di dapur saat WTC diserang pesawat bunuh diri. Saat tewas, John berusia 30 tahun.

Setelah ayah tewas, selama 14 tahun Tyshawn Ward, Trent Ward and Dujon Holland hidup dalam kemisninan. Di tahun 2013, pengadilan mengabulkan tuntutan jika mereka mendapatkan kompensasi.

Tyshawn mendapatkan 346 ribu dolar, Trent dapat 296 ribu dolar, dan Dujon dapat 359 ribu dolar. Mereka semua masih berusia di bawah 30 tahun.

Di balik kompensasi itu, pengacara yang paling berjasa adalah Salvatore Diliberto. "Ketiga orang muda ini bisa tinggal di perumahan publik dengan uang itu," kata Diliberto.

Trent menulis di Facebook 11 September 2013 silam. Dia mengatakan jika ayahnya tidak bisa melihat anak-anaknya bahagia dan berhasil. Bahkan tidak bisa melihat anak-anak bersekolah sampai S2.

"Dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk menerima minuman dari satu dari kami. Dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk mendengar keponakan saya memanggilnya kakek," kata Trent.

Keluarga atau kerabat korban serangan 9/11 bisa mendapatkan kompensasi uang duka. Syaratnya, keluarga mereka harus tewas di lokasi WTC. Mereka pun harus menyerahkan bukti itu. Kompensasi itu akan dibayarkan oleh negara. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Kecam Serangan Teroris di Kuwait, Tunisia dan Prancis

Indonesia Kecam Serangan Teroris di Kuwait, Tunisia dan Prancis

News | Sabtu, 27 Juni 2015 | 15:59 WIB

Buronan Teroris Dunia Mati Dibom Pesawat Amerika

Buronan Teroris Dunia Mati Dibom Pesawat Amerika

News | Senin, 15 Juni 2015 | 19:14 WIB

Siri di iOS 9 Lebih Responsif

Siri di iOS 9 Lebih Responsif

Tekno | Selasa, 09 Juni 2015 | 07:37 WIB

Begini Cara CIA Menyiksa Tahanan Teroris

Begini Cara CIA Menyiksa Tahanan Teroris

News | Rabu, 03 Juni 2015 | 07:01 WIB

Teuku Wisnu Sayangkan Penyebaran Isu Kontes Istri Teroris

Teuku Wisnu Sayangkan Penyebaran Isu Kontes Istri Teroris

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2015 | 07:56 WIB

Baku Tembak di Poso, Dua Polisi Luka, Dua Terduga Teroris Tewas

Baku Tembak di Poso, Dua Polisi Luka, Dua Terduga Teroris Tewas

News | Senin, 25 Mei 2015 | 10:45 WIB

Dua Terduga Teroris Ditembak, Polisi Sita Senpi, Bom dan Amunisi

Dua Terduga Teroris Ditembak, Polisi Sita Senpi, Bom dan Amunisi

News | Senin, 25 Mei 2015 | 06:46 WIB

FBI Peringatkan Teroris Bisa Retas Kontrol Pesawat

FBI Peringatkan Teroris Bisa Retas Kontrol Pesawat

News | Kamis, 23 April 2015 | 06:09 WIB

Diduga Terlibat Rencana Teror, Remaja 14 Tahun Ditangkap

Diduga Terlibat Rencana Teror, Remaja 14 Tahun Ditangkap

News | Senin, 20 April 2015 | 19:38 WIB

FBI Tangkap Enam Terduga Teroris

FBI Tangkap Enam Terduga Teroris

News | Senin, 20 April 2015 | 13:35 WIB

Terkini

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:49 WIB

×