KPU Tak Bisa Asal Beri Sanksi ke Parpol Terkait Pilkada

Laban Laisila, Bagus Santosa

Rabu, 05 Agustus 2015 | 18:09 WIB
KPU Tak Bisa Asal Beri Sanksi ke Parpol Terkait Pilkada
Komisioner KPU Hadar Gumay. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - KPU menyatakan tidak boleh sembarangan menjatuhkan sanksi kepada partai politik yang tak menggunakan haknya untuk mendaftarkan calon agar bertarung di Pilkada serentak 2015.

Komisioner KPU Hadar Navis Gumay mengungkapkan, semua sanksi diatur dalam undang-undang dan KPU tak bisa keluar dari kewenangan tugasnya.

"Sebetulnya juga membicarakan sanksi kan itu diatur UU. Kami tidak bisa beri sanksi tambahan sendiri," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, di Kantornya, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Dia juga mengaku belum pernah membahasa soal sanksi tersebut  karena dikhawatirkan masyarakat.

"KPU belum pernah membahas hal tersebut. KPU belum pernah membahas ini," tegas Hadar lagi.

Sebelumnya sempat ada usulan dari sejumlah pengamat agar KPU berani memberikan sanksi buat parpol yang tidak mengirimkan ‘jagoannya’ di Pilkada serentak.

Berdasarkan data KPU, hingga batas akhir masa perpanjangan pendaftaran pilkada pada Senin (3/8/2015), dari 269 daerah yang akan menggelar pilkada, masih ada tujuh kabupaten/kota yang memiliki satu pasangan bakal calon.

Tujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Kota Surabaya, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Pacitan di Jawa Timur, Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Samarinda di Kalimantan Timur, dan Kabupaten Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, ada 83 daerah yang berpotensi memiliki satu pasangan bakal calon. Pasalnya, di daerah itu, hanya ada dua pasangan bakal calon yang mendaftar.

Jika salah satu pasangan bakal calon itu tidak lolos verifikasi sehingga hanya ada satu calon, KPU akan kembali membuka pendaftaran. Namun, jika tak ada pendaftar baru, berarti di daerah itu hanya ada satu pasangan calon.

KPU mencatat terdapat 838 pasangan calon yang diterima pendaftarannya dengan rincian 21 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, 115 pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, dan 702 pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Dari hasil rapat koordinasi antar sejumlah negara diputuskan kalau waktu pendaftaran Pilkada serentak diundur hingga tujuh hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendaftaran Pilkada Serentak Diperpanjang Tujuh Hari

Pendaftaran Pilkada Serentak Diperpanjang Tujuh Hari

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 17:40 WIB

KPU Pelajari Rekomendasi Pendaftaran Pilkada Diperpanjang 7 Hari

KPU Pelajari Rekomendasi Pendaftaran Pilkada Diperpanjang 7 Hari

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 17:30 WIB

Jokowi Dipastikan Tak Akan Terbitkan Perppu Calon Tunggal Pilkada

Jokowi Dipastikan Tak Akan Terbitkan Perppu Calon Tunggal Pilkada

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 16:14 WIB

DPR Ingin Kasus Tujuh Calon Tunggal Pilkada Ditangani dengan Baik

DPR Ingin Kasus Tujuh Calon Tunggal Pilkada Ditangani dengan Baik

DPR | Rabu, 05 Agustus 2015 | 14:11 WIB

Terkini

Bolehkah Viva Air Mawar Dijadikan Setting Spray dan Face Mist? Begini Caranya

Bolehkah Viva Air Mawar Dijadikan Setting Spray dan Face Mist? Begini Caranya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:09 WIB

4 Shio Diprediksi Kurang Beruntung di 2026, Saatnya Bersinar Tahun Depan?

4 Shio Diprediksi Kurang Beruntung di 2026, Saatnya Bersinar Tahun Depan?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Viral Monyet-monyet Bikin Formasi 'Jembatan Hidup' Selamatkan Diri dari Kebakaran Hutan

Viral Monyet-monyet Bikin Formasi 'Jembatan Hidup' Selamatkan Diri dari Kebakaran Hutan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bahlil Targetkan Ekspor Nikel Tembus 45 Miliar Dolar AS pada 2026

Bahlil Targetkan Ekspor Nikel Tembus 45 Miliar Dolar AS pada 2026

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:04 WIB

PLN Batam Ungkap Penyebab Blackout di Kepri: Monyet

PLN Batam Ungkap Penyebab Blackout di Kepri: Monyet

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Viral Mata Melotot Gubernur Bali Wayan Koster Kena Damprat Pegawai SPBU: Saya Bukan Robot Pak

Viral Mata Melotot Gubernur Bali Wayan Koster Kena Damprat Pegawai SPBU: Saya Bukan Robot Pak

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:00 WIB

YG Entertainment Bagikan Update Dua Grup Idol Baru, Debut Masih Menunggu

YG Entertainment Bagikan Update Dua Grup Idol Baru, Debut Masih Menunggu

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Cara Mengatasi Lipstik Menempel di Cangkir atau Pakaian saat Acara Formal

Cara Mengatasi Lipstik Menempel di Cangkir atau Pakaian saat Acara Formal

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Alasan Sestama BNPB Rustian Tak Ditahan KPK Meski Ikut Terjaring OTT

Alasan Sestama BNPB Rustian Tak Ditahan KPK Meski Ikut Terjaring OTT

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi? Awas, Ini Batas Aman agar Bayi Tidak Rewel!

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi? Awas, Ini Batas Aman agar Bayi Tidak Rewel!

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:58 WIB

×