Pilkada 2015, Polri Lakukan Pemetaan Daerah Rawan Konflik

Arsito Hidayatullah | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 13 Agustus 2015 | 12:31 WIB
Pilkada 2015, Polri Lakukan Pemetaan Daerah Rawan Konflik
Antisipasi Pengamanan Pilkada Anarkis

Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi rawan konflik dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015.

"Bapak Kapolri perintahkan ke saya untuk mapping mana tempat-tempat yang bekas daerah konflik, yang berpotensi konflik, gangguan kantibmas sudah kita mapping," kata Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen  Unggung Cahyono, saat menghadiri simulasi pengamanan Pilkada serentak di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/8/2015).

Adapun jumlah personil Polri yang akan diterjunkan dalam pengamanan Pilkada serentak ini berjumlah 135 ribu personil.

"Sudah siap dan bapak kapolri sudah menyampaikan untuk masing-masing Kapolda, masing-masing Karoops dan Kasat Brimob sampai dengan Kapolres sudah siap melaksanakan pengamanan pilkada serentak tahun 2015," kata dia.

Menurutnya, ratusan ribu personil bakal disebar di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di berbagai daerah di Indonesia.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan setiap TPS yang berada di daerah rawan konflik akan di jaga oleh dua petugas polisi dan empat petugas linmas.

"Maka dari itu pola pengamanannya tps pengamanannya itu 2-10-5 artinya 5 tps dijaga sepuluh linmas, dengan dua polisi itu aman, kalau yang rawan satu itu 2-4-2, sedangkan rawan dua adalah 2-2-1," kata dia.
Dikatakan Unggung pola pengamanan Pilkada  bakal dilakukan secara berjenjang. Mulai dari penetapan calon, masa kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, hingga pada proses pelantikan.

"Yang mana ini sudah termasuk untuk tahun ini saya buat pola pengamanan tps-tps, kpu sampai dengan provinsi, jadi masing-masing dijaga oleh 15 (polisi) sampai dengan satu kompi dan pasang tenda disana, itu pola yang kita lakukan," kata dia.

Polri, kata dia, juga akan meningkatkan pengamanan dalam masa kampanye.

"Yang jelas masa kampanye juga kita antisipasi dengan bagus terutama tadi kejadian pergeseran massa dan babinkantibmas kita kedepankan pada waktu massa mulai dari datang di tempat awal sampa lokasi kita lakukan pengawalan," katanya.

Terlebih, kata Unggung, penambahan personil juga bakal dilakukan untuk mengantisipasi adanya kericuhan pada masa kampanye Pilkada.

"Sampai saat ini belum ada permintaan pergeseran dan back up mabes polri, nanti kan liat situasi dilapangan para kapolda dan kapolres. Yang jelas untuk mabes polri siap ada 3500 personil untuk mengatasi pergeseran massa," katanya.

Dalam simulasi ini, diikuti oleh 452 Kapolres di seluruh Indonesia. Dimana, Kapolres yang berpangkat Kombes berjumlah 30 orang dan yang berpangkat AKBP berjumlah 422 orang. Hadir pula 32 Kapolda, 32 Karoops, dan 36 Kasat Brimob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolres se-Indonesia Ikuti Simulasi Pengamanan Pilkada 2015

Kapolres se-Indonesia Ikuti Simulasi Pengamanan Pilkada 2015

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 08:06 WIB

Tunda Pilkada, Pengamanan 4 Daerah Ini Ditingkatkan

Tunda Pilkada, Pengamanan 4 Daerah Ini Ditingkatkan

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 12:12 WIB

Wapres Beri Pembekalan Pengamanan Pilkada kepada Kapolda

Wapres Beri Pembekalan Pengamanan Pilkada kepada Kapolda

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 09:04 WIB

Polri Siap Bantu TNI Soal Anggaran Pengamanan Pilkada

Polri Siap Bantu TNI Soal Anggaran Pengamanan Pilkada

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 17:59 WIB

Terkini

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB