Terungkap, Makna Sebenarnya Status BBM Terakhir Pramugari Trigana

Ruben Setiawan

Selasa, 18 Agustus 2015 | 15:21 WIB
Terungkap, Makna Sebenarnya Status BBM Terakhir Pramugari Trigana
Pesawat ATR42-300.[shutterstock]

Suara.com - Resha Resita, sahabat Dita Amelia Kurniawan, pramugari Trigana Air PK-YRN nomor penerbangan IL-267 yang jatuh di Kampung Oksob, Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, mengaku tak nyaman dengan pemberitaan terkait status terakhir Dita sebelum lepas landas pada Minggu (16/8/2015). Resha cukup yakin, kata-kata yang ditulis Dita di kolom status BlackBerry Messengernya bukanlah suatu pertanda buruk dan malah justru sebaliknya.

Menurut Resha, status terakhir Dita bukanlah "No No No" seperti yang banyak diberitakan menyusul hilangnya Trigana, melainkan "No~No". Resha menyebut, "No~No" adalah panggilan kesayangan kekasihnya.

"Itu Dita tulis status itu karena Dita lagi seneng banget sama pacarnya, lagi gemes. Mereka lagi bahagia-bahagianya. Aku yang comblangin mereka. Pasangan yg serasi," kata Resha kepada Suara.com.

Sang kekasih, imbuh Resha, adalah orang terakhir yang dihubungi Dita sebelum kecelakaan. Bahkan, pramugari itu sempat mengirimkan foto selfie kepada pacarnya.

"Orang yang terakhir dihubungin Dita sebelum kecelakaan itu pacarnya. Kurang lebih 50 menit sebelum kejadian. Malah Dita sempet ngirim foto selfinya," ujar Resha.

Resha berharap, masyarakat tidak menyalahartikan status terakhir Dita tersebut. 

Resha sudah berkawan lama dengan Dita. Perkenalan mereka terjadi sejak tiga tahun yang lalu ketika keduanya sama-sama menjalani pendidikan di sekolah pramugari di kawasan Jakarta Timur.

 

Seluruh 54 penumpang dan awak pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan 257 rute Jayapura-Oksibil yang hilang kontak Minggu sore (16/8), telah berhasil ditemukan.

"Info lanjut pukul 12.30 waktu setempat (WIT) jumlah korban Trigana bertambah menjadi 54 orang," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Dia mengatakan pada pukul 11.00 WIT dilaporkan terdapat 38 jenazah, yakni 37 dewasa dan satu anak.

"Jenazah masih berada di lokasi belum bisa dievakuasi," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pada Rekan, Pramugari Trigana Pernah Lontarkan Pertanyaan Ganjil

Pada Rekan, Pramugari Trigana Pernah Lontarkan Pertanyaan Ganjil

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 13:04 WIB

Kenangan Perjumpaan Terakhir Sahabat dengan Pramugari Trigana Air

Kenangan Perjumpaan Terakhir Sahabat dengan Pramugari Trigana Air

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 11:58 WIB

Pesan BBM Terakhir yang Dikirim Pramugari Trigana Pada Sahabatnya

Pesan BBM Terakhir yang Dikirim Pramugari Trigana Pada Sahabatnya

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 11:24 WIB

Ini Foto Terakhir yang Diunggah Pramugari Trigana Air ke Facebook

Ini Foto Terakhir yang Diunggah Pramugari Trigana Air ke Facebook

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 08:55 WIB

Terkini

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB