Rakor Perdana, Rizal Ramli Bahas Sektor Pariwisata

Arsito Hidayatullah

Selasa, 18 Agustus 2015 | 21:40 WIB
Rakor Perdana, Rizal Ramli Bahas Sektor Pariwisata
Rizal Ramli

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli membahas sektor pariwisata dalam rapat koordinasi perdana bersama empat kementerian di bawah koordinasinya.

Menurut dia, ada empat alasan utama pariwisata jadi sektor yang perlu dikembangkan Indonesia.

"Pariwisata ini penting karena sektor ini yang paling gampang menciptakan lapangan pekerjaan," kata Rizal dalam jumpa pers seusai rakor di Kantor Kemenko Maritim dan Sumber Daya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, investasi yang dibutuhkan untuk menciptakan satu lapangan pekerjaan di sektor tersebut hanya membutuhkan biaya sekitar 3.000 dolar AS. Sementara di sektor lain, dibutuhkan sekitar 5.000 dolar AS hingga 100.000 dolar AS investasi untuk menciptakan satu lapangan pekerjaan.

"Kedua, kaitannya dengan ekonomi rakyat itu besar sekali karena rakyat bisa menjadi pendukung sektor pariwisata, produk kreatifnya bisa dijual ke wisatawan atau penduduknya jadi 'guide' (pemandu wisata)," katanya.

Alasan ketiga, lanjut Rizal, yakni nilai tambahnya yang besar dan terus menerus bagi sektor lainnya, terutama perhubungan.

Sedangkan alasan lainnya yang tidak kalah penting, yaitu mengenai devisa yang didapat dari sektor pariwisata.

Menurut Rizal, banyak negara yang hidup dari pendapatan di sektor pariwisata seperti Thailand atau negara-negara di Eropa Selatan seperti Italia dan Yunani.

"Kita sekarang dengan 10 juta turis devisanya 10 miliar dolar AS. Kalau nanti 2019 tercapai target 20 juta turis, minimal 20 miliar dolar AS devisa pariwisata kita. Itu bisa memperkuat nilai tukar kita, apa lagi kalau bisa lebih banyak pariwisatanya," katanya menambahkan devisa pariwisata Malaysia mencapai 21 miliar dolar AS dan Thailand 42 miliar dolar AS.

Rakor perdana yang dipimpin Rizal Ramli dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Syarif Widjaja, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugiharjo, serta Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman dan Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja.

Rakor yang digelar sekitar pukul 16.00 WIB itu selesai sekitar pukul 18.00 WIB. Rencananya, rakor serupa akan digelar secara berkala dan bergiliran dengan bahasan sesuai sektor di bawah koordinasi Kemenko Maritim dan Sumber Daya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jusuf Kalla Tegur Keras Rizal Ramli

Jusuf Kalla Tegur Keras Rizal Ramli

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2015 | 17:54 WIB

'Panas' dengan MenBUMN Rini, Menko Rizal: "No Comment"

'Panas' dengan MenBUMN Rini, Menko Rizal: "No Comment"

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 12:58 WIB

Kalimat Ini yang Bikin Rizal Ramli Luluh Saat Dibujuk Jokowi

Kalimat Ini yang Bikin Rizal Ramli Luluh Saat Dibujuk Jokowi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2015 | 14:36 WIB

Rizal Ramli Ubah Nama Kementeriannya

Rizal Ramli Ubah Nama Kementeriannya

News | Kamis, 13 Agustus 2015 | 12:04 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×