Provinsi Jambi Darurat Kebakaran Hutan

Liberty Jemadu

Jum'at, 28 Agustus 2015 | 00:33 WIB
Provinsi Jambi Darurat Kebakaran Hutan
Kondisi kabut asap di Jambi (Antara/Wahdi Septiawan).

Suara.com - Provinsi Jambi resmi berstatus siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul ditandatanganinya surat keputusan (SK) siaga darurat oleh Penjabat Gubernur Jambi Irman di Jambi, Kamis (27/8/2015).

Penetapan siaga darurat Karhutla oleh Pemprov Jambi setelah adanya desakan dan komunikasi antara Pj Gubernur Jambi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya dan juga Sestama BNPB.

"Iya, SK Jambi siaga darurat Karhutla sudah ditandatangani, segera kita sampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Provinsi Jambi, Arief Munandar.

Sebelumnya, tiga kabupaten di Provinsi Jambi, yakni Kabupaten Muarojambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat telah lebih dulu menetapkan status siaga darurat Karhutla.

"Kabupaten Batanghari menurut laporan yang saya terima juga telah menetapkan status siaga darurat," kata Arif.

BPBD Provinsi Jambi, lanjutnya, masih kesulitan menyerahkan SK itu ke BNPB di Jakarta. Ini disebabkan oleh terganggunya penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Jambi akibat kabut asap.

Dengan ditetapkannya status Jambi siaga darurat Karhutla, BNPB akan mengirimkan peralatan dan anggaran untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Jambi yang mengakibatkan semakin pekatnya asap di Jambi.

"BNPB akan membantu, termasuk melakukan water bombing atau pemadaman dari udara. BNPB juga siap untuk melakukan Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan dan jika dimungkinkan modifikasi cuaca bisa saja dilakukan," katanya.

Kondisi kabut asap di Jambi yang semakin pekat mengganggu penerbangan dari dan menuju ke Jambi. Selain itu asap mengakibatkan menurunnya kualitas udara di wilayah Kota Jambi.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Jambi, Rosmeli menyebutkan, hasil pemantauan Indeks Status Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi pada Kamis, menunjukkan angka 102 atau masuk kategori tidak sehat.

"ISPU di wilayah Jambi mencapai di level 102 Ppm dan udara masuk kategori tidak sehat," kata Rosmeli. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Jambi Usut Lima Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

Polda Jambi Usut Lima Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:27 WIB

Kebakaran Lahan di Jambi

Kebakaran Lahan di Jambi

Foto | Sabtu, 25 Juli 2015 | 11:45 WIB

Zumi Zola-Fachrori Resmi Jadi Pasangan Pilkada Jambi

Zumi Zola-Fachrori Resmi Jadi Pasangan Pilkada Jambi

Entertainment | Senin, 06 Juli 2015 | 12:42 WIB

393 Kilometer Jalan di Jambi Naik Status jadi Jalan Nasional

393 Kilometer Jalan di Jambi Naik Status jadi Jalan Nasional

News | Minggu, 10 Mei 2015 | 07:58 WIB

Rekonstruksi Pembantaian Gajah Sumatera

Rekonstruksi Pembantaian Gajah Sumatera

Foto | Kamis, 12 Februari 2015 | 11:18 WIB

Tujuh Perusahaan Penyebab Kabut Asap Digugat

Tujuh Perusahaan Penyebab Kabut Asap Digugat

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 21:15 WIB

Muncikari Histeris saat Penutupan Lokalisasi di Jambi

Muncikari Histeris saat Penutupan Lokalisasi di Jambi

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 23:22 WIB

Petugas Lapas Ditodong Revolver, Sembilan Napi Kabur

Petugas Lapas Ditodong Revolver, Sembilan Napi Kabur

News | Senin, 13 Oktober 2014 | 03:19 WIB

 Kabut Asap Makin Parah, Kota Jambi 'Menghilang'

Kabut Asap Makin Parah, Kota Jambi 'Menghilang'

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 10:06 WIB

Ratusan Amunisi Ditemukan di Sungai Batanghari

Ratusan Amunisi Ditemukan di Sungai Batanghari

News | Senin, 06 Oktober 2014 | 02:15 WIB

Terkini

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

×